Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 01 Okt 2020 09:18 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

5 Bentangan Alam Indah yang Tak Terdampak Corona di Indonesia

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Anggi Gida
Foto: Danau Kembar (Masaul/detikTravel)
Jakarta -

Berbagai Kabupaten di Indonesia dikategorikan sebagai zona hijau yang berarti tak terdampak virus Corona. Memiliki alam nan indah, tak heran Indonesia menjadi incaran wisatawan mancanegara.


1. Yahukimo, Papua

Kabupaten Yahukimo di Papua memiliki potensi wisata alam yang indah. Pemandangan padang rumput berlatar barisan bukit hijau sungguh memanjakan mata.

Ada satu yang menarik di Yahukimo, yaitu Kali Jago. Sekilas memang tak ada yang berbeda dengan kali ini, namun warga setempat mempercayai bahwa Kali Jago bisa menyembuhkan penyakit.

Airnya bersumber dari atas gunung lalu bersatu dengan aliran air Sungai Baliem. Kali yang bersih tanpa polusi, menjadi sumber air bersama bagi masyarakat. Hingga mereka memiliki aturan bersama untuk menjaga kebersihan sungai.

Kali JagoKali Jago Foto: (Randy/detikTravel)

2. Dogiyai, Papua

Dogiyai di Papua tak kalah indah dengan kabupaten Papua lainnya. Tepatnya di wilayah Kamu, ada satu danau unik yang berbentuk seperti Pulau Papua, namanya Danau Makamo.

Danau Makamo memiliki luas 1.500 hektar dan terletak pada ketinggian 1.700 mdpl. Lokasinya yang tinggi membuat udara terasa sejuk ditambah dengan pemandangan yang menawan.

Kawasan di sekitar Danau menjadi tempat bermukim suku asli Papua, namanya Suku Mee. Dahulu, warga memanfaatkan Danau Makamo untk mencari sumber potensi makanan bergizi, yaitu serangga yang dalam bahasa Suku Mei disebut dengan tani, yukuga, ikan dan berudu.

Nah, serangga-serangga tersebut menjadi sumber protein untuk anak kecil maupun orang dewasa bagi warga setempat. Menurut mitos yang berkembang, air telaga kadang digunakan untuk pengobatan luka dan jenis penyakit lainnya.

Danau MakamoDanau Makamo Foto: (Nick Beto Anouw/d'travelers)

3. Pegunungan Arfak, Papua Barat

Berlokasi di Papua Barat, Pegunungan Arfak bisa menjadi alternatif selain ke Raja Ampat. Berada di ketinggian 1.700 mdpl, beragam potensi wisata ada di sini.

Mulai dari Danau Kembar, pengamatan burung yang dilindungi, kupu-kupu hingga budaya lokal yang masih terjaga. Pegunungan Arfak atau Pegaf kaya akan buah-buahan karena dataran tingginya yang subur.

Danau kembar yang indah itu biasa disebut danau laki-laki dan perempuan. Keduanya pun memliki nama, yaitu Anggi Giji dan Anggi Gida. Nama Anggi sendiri berasal dari Bahasa Suku Sougb yang berarti Ameninggwi atau danau. Ameninggwi Ligiji berarti danau laki-laki, sedangkan Ameninggwi Ligida artinya danau perempuan.

Anggi Giji dan GidaAnggi Giji dan Gida Foto: (Masaul/detikTravel)

Lokasi Anggi Giji ada di wilayah Distrrik Anggi, Sururey dan Taige. Danau ini memiliki air dengan warna hitam yang pekat dan pantai berpasir coklat di sekelilingnya. Namun dari kejauhan danau ini berwarna biru mirip laut.

Sedangkan Anggi Gida bertepi pasir putih. Gradasi warnanya airnya pun biru muda dan toska. Nah karena keindahan warna yang cantik ini diibaratkan seperti wanita. Menarik bukan?

4. Ngada, NTT

Kalau ke NTT, kamu harus mengunjungi Kampung Bena yang merupakan warisan budaya dari zaman Megalitikum. Lokasinya berada di Kabupaten Ngada, Flores NTT.

Saat melalui pemukiman warga, traveler akan menemui masyarakat yang ramah dan ketika sampai di Kampung Bena, suasana yang sejuk dan pemandangan eksotis seolah menyambut kedatangan.

Letaknya yang berada di puncak bukit dengan indahnya hutan dan gunung tentu menambah kekaguman wisatawan. Selain itu, ada 45 unit rumah adat di Kampung Bena. Uniknya, setiap rumah adat memiliki hiasan yang berbeda-beda seperti tengkorak dan hewan!

Ternyata, Kampung Bena pun tak hanya menarik wisatawan lokal, namun juga wisatawan mancanegara lho.

Kampung Bena, NTTKampung Bena, NTT Foto: Nabella Munarto/d'traveler


5. Sabu Raijua, NTT

Kabupaten Sabu Raijua di NTT punya pulau alam cantik dan memiliki ciri khas. Walau tak seterkenal Pulau Komodo, namun Pulau Sabu atau Sawu memiliki tempat-tempat indah dan menarik untuk dikunjungi.

Salah satu destinasi di Pulau Sabu, ada Bukit Salju. Sebuah bukit kapur yang indah. Karena berwarna putih, maka masyarakat setempat menamakannya Bukit Salju. Ada pula mata air yang sangat jernih, namanya Mata Air Meniah.

Masyarakat Pulau Sabu masih memegang adat budaya dan tradisi mereka. Masyarakat setempat gemar makan sirih, bahkan anak-anak.

(elk/ddn)
BERITA TERKAIT