Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 29 Okt 2020 09:48 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Wisata Kutai Sukbar yang Viral, Tiket Hanya Rp 2 Ribu

Esti Widiyana
detikTravel

Halaman 1 dari 2

Tempat wisata di Bangkalan, Madura.
Wisata Kuliner Pantai Sukolilo Barat atau Kutai Sukbar di Madura (Esti Widiyana/detikTravel)

Bangkalan -

Madura memiliki pesona alam dengan kearifan lokal yang melekat dan tak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Seperti di Kabupaten Bangkalan yang menyuguhkan wisata kuliner di pinggir pantai dengan pemandangan mengarah Jembatan Suramadu.

Namanya Wisata Kuliner Pantai Sukolilo Barat (Kutai Sukbar), di Dusun Jarat Lanjang, Kelurahan Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Diresmikan pada Rabu (16/9) dan beroperasi keesokan harinya, tempat ini langsung viral sepekan kemudian.

Tempat ini memiliki pesona yang apik, dimana pengunjung bisa menikmati sunset di pinggir pantai dan bisa melihat Jembatan Suramadu dengan jelas. Kapal-kapal nelayan yang parkir menjadikan wisata pantai terasa natural tanpa meninggalkan apa yang sudah ada di sana.

Tempat wisata di Bangkalan, Madura.Tempat wisata di Bangkalan, Madura (Esti Widiyana/detikTravel)

Operator Desa Moh Faiq (27) menceritakan, awal mula ide dan konsep mendirikan Kutai Sukbar. Faiq terinspirasi dari Pujon, Malang yang kenapa tidak desanya dibuat seperti di sana. Akhirnya Faiq bersama Bumdes memanfaatkan tangkis laut menjadi kafe modern.

"Awalnya study banding di Pujon terus tertarik. Disini cuman ada pantai dan kenapa tidak bisa dibuat seperti di Pujon. Lalu ngebet (ngotot) harus seproduktif mungkin seperti Pujon tapi tidak meninggalkan kearifan lokal di sini. Kemudian idenya dibuat bulan Desember 2019," kata Faiq kepada detikTravel di Kutai Sukbar, Rabu (28/10/2020).

Saat membangun sampai diresmikan, warga sekitar awalnya pesimis jika orang-orang berkunjung. Mencari karyawan pun susah, tapi pemikiran itu dibantahkan setelah viral dan banyak masyarakat Bangkalan hingga pelancong daerah.

"Sampai diresmikan, mindset orang siapa yang mau ke sini? Kita ngimpulkan yang mau kerja di sini susah sekali, tapi nggak sampai seminggu viral otomatis tim ada lebih dari dugaan. Setelah viral mereka datang sendiri. Sebelum viral diragukan," ujarnya.

(rdy/rdy)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA