Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 08 Nov 2020 16:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kisah Phainem Hill yang Viral di Pacitan, Bukti Cinta untuk Sang Nenek

Purwo Sumodiharjo
detikTravel
Objek wisata baru di Pacitan.
Foto: Phainem Hill di Pacitan (Purwo Sumodiharjo/detikcom)
Pacitan -

Nama Phainem Hill di Pacitan mendadak tenar. Rupanya, ada kisah tentang bukti cinta untuk sang nenek di balik keberadaan bukit ini.

Phainem Hill, bukit di Desa Watukarung, Pacitan tersebut belakangan banyak dibanjiri wisatawan. Berawal dari informasi di dunia maya, mereka pun tercengang usai merasakan langsung sensasi swafoto dari puncaknya.

"Watukarung selama ini kan dikenal dengan wisata pantai. Nah, keberadaan spot baru ini jadi semacam alternatif gith lho," ucap Niken Laurentia (18) seorang wisatawan berbincang dengan detikcom, beberapa waktu lalu.

Tapi tahukah Anda ada cerita unik di balik pemberian nama Phainem Hill? Ternyata sebutan itu adalah persembahan keluarga untuk sang nenek tercinta. Konon, pemilik lahan tersebut dulunya bernama Painem. Kini pengolannya ada di tangan sang cicit, Suparlinda Andarini.

Phainem Hill di PacitanSuparlinda Andarini Foto: Purwo Sumodiharjo/detikcom

Dikatakan Andarini, semasa kecil dirinya merupakan cicit kesayangan nenek buyutnya. Pun dengan Andarini yang begitu menghormati dan menyayangi almarhumah. Salah satu peninggalan Painem adalah lahan berupa bukit tersebut.

"Beliau (almarhumah Painem) itu paling dekat dengan saya. Ketika saya merasa rindu itu saya sering menengok ke sini. Suatu saat nanti saya ingin melihat tempat yang dulunya ladang milik nenek saya jadi tempat terkenal," kenang Andarini.

Berawal dari gagasan itu, keluarga besar Andarini lalu bermusyawarah. Mereka pun lalu sepakat memoles gunung batu dengan tanaman keras di sana-sini menjadi obyek wisata. Khususnya untuk segmen pecinta swafoto.

Pertama-tama, akses masuk dibuat. Bentuknya pun alami dan sederhana. Yakni dengan memanfaatkan batu gunung yang dipecah dan ditata sedemikian rupa. Selanjutnya, pengelola juga menempatkan wahana selfie di sejumlah titik.

Objek wisata baru di Pacitan.Selfie di Phainem Hill, Pacitan Foto: Purwo Sumodiharjo

Pantauan detikcom, sedikitnya ada tiga titik selfie yang terdapat di jalur naik sejauh 700 meter. Spot pertama berada sekitar 300 meter dari pintu masuk di tepi jalan raya. Wahana foto berikutnya sebanyak berada puncak bukit. Di situ pula terdapat kursi panjang untuk istirahat pengunjung.

"Saya berharap juga ke depan tempat ini lebih ramai dan dikenal begitu," ucap perempuan yang berprofesi pengajar di Kecamatan Karangtengah, Wonogiri, Jateng.

Diakui Andarini, hingga saat ini obyek wisata baru tersebut masih dalam tahap penyempurnaan. Terutama berkaitan dengan akses jalan naik maupun fasilitas pendukung lain seperti halnya kios, musala, maupun MCK. Jika semuanya siap, peresmian akan dilakukan Desember mendatang.

"Dari sekarang sampai Desember nanti insya Allah akan ada penambahan fasilitas. Sementara ini promosi kita baru lewat medsos," papar wanita berjilbab tersebut sembari duduk santai di gazebo yang terletak di puncak Phainem Hill.

Seiring polularitas Phainem Hill, lanjut Andarini, muncul tawaran dari sejumlah orang yang ingin membeli kawasan tersebut. Nilainya pun cukup fantastis. Antara 1,5 hingga 2 milliar.

Hanya saja, pihak keluarga sudah bertekad tak akan menjualnya. Andarini ingin Phainem Hill menjadi bukti abadi bagi sang nenek dan Watukarung sebagai tanah kelahirannya.



Simak Video "Nikmatnya Nasi Berkat Bungkus Daun Jati Khas Pacitan"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA