Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 04 Des 2020 10:03 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Jadilah Responsible Traveler di 3 Destinasi Wisata Ini

Image Artikel Kemenparekraf 4 Desember
Pesona Danau Toba (Foto: dok. LIPI)
Jakarta -

Wisata di tengah pandemi mungkin bisa ditunda untuk saat ini. Namun, merencanakan untuk traveling setelah pandemi ini usai apa salahnya? Apa lagi Indonesia punya segudang destinasi wisata yang tak hanya indah tapi juga sangat memesona dan wajib masuk ke bucket list destinasi liburan setelah pandemi.

Meskipun nantinya kondisi pandemi ini akan berangsur pulih, tapi traveler harus tetap memilih destinasi yang nyaman dan telah menerapkan protokol kesehatan CHSE yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keselamatan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan) sebagai bentuk menjadi seorang responsible traveler.

Buat traveler yang lagi merencanakan liburan setelah pandemi, cukup #DiIndonesiaAja kamu bisa dapatkan destinasi liburan yang berkualitas. Berikut rekomendasinya.

1. Danau Toba

Banyak wisatawan yang memilih Danau Toba sebagai tujuan wisata di Indonesia. Selain keunikannya sebagai danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara, Danau Toba juga sangat kaya akan budaya suku Batak yang banyak membuat orang penasaran. Selain itu, Danau Toba juga menjadi salah satu destinasi super prioritas di Indonesia. Sehingga segala fasilitas dan infrastruktur menuju ke sini akan terus dibenahi.

Ada banyak sekali paket wisata ke Danau Toba yang bisa kamu pilih dari berbagai agen travel. Mulai dari paket 2 hari 1 malam hingga paket 4 hari 3 malam tersedia di sini. Untuk tiket pesawat dari Jakarta ke Bandara Silangit, kamu bisa menghabiskan sekitar RP 1,5 juta hingga Rp 2,7 juta PP.

Sementara untuk paket wisata dibanderol dengan harga Rp 2,7 jutaan untuk 4 hari 3 malam. Di hari pertama setibanya di Bandara Silangit, biasanya traveler akan berkunjung ke Museum TB Silalahi Center terlebih dahulu. Kemudian ke Rumah Bung Karno dan langsung ke hotel untuk beristirahat.

Di hari kedua, perjalanan akan dimulai dengan tracking ke Bukit Pahoda kemudian sarapan dan menjelang siang menuju ke Parapat. Sesampainya di Parapat, traveler bisa langsung menyebrang menuju Pulau Samosir yang terletak di tengah Danau Toba.

Sesampainya di Samosir, traveler bisa singgah ke Desa Tomok melihat budaya Batak, menari Tortor bersama Sigale-gale. Puas menari Tortor, wisatawan bisa menuju ke Desa Lumban Suhi-suhi Toruan. Di sini dikenal sebagai pusat kerajinan tenun ulos, loh.

Di hari ketiga, traveler harus bangun lebih pagi agar bisa melihat indahnya sunrise dari Bukit Beta. Setelah itu, sempatkanlah sarapan di tempat makan atau warung di daerah situ. Setelah itu check out dari penginapan dan perjalanan dilanjutkan ke Kota Berastagi.

Setibanya di Berastagi, tur bisa dilanjutkan dengan mengunjungi Air Terjun Sipiso-piso hingga ke pasar buah di Kota Berastagi yang terkenal dengan bermacam jenis buah-buahan dan sayur-sayuran yang segar. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kota Medan melewati Green Hill, singgah di Pagoda Taman Alam Lumbini yang merupakan pagoda emas tertinggi di Indonesia.

Di hari keempat, tour tidak akan terlalu panjang. Traveler cukup mengunjungi tempat oleh-oleh produk-produk khas Sumatera Utara. Sebab, liburan tanpa bawa oleh-oleh rasanya ada yang kurang, kan? Setelah puas belanja, perjalanan pun selesai dan kamu siap pulang dengan rasa bahagia.

2. Likupang

Image Artikel Kemenparekraf 4 DesemberLikupang Foto: shutterstock

Likupang merupakan suatu kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Luasnya sekitar 200 hektare, yang memiliki kawasan pesisir dengan pantai berpasir putih. Likupang pun disiapkan untuk menjadi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Pariwisata.

Jadi KEK Pariwisata tentu membuat Likupang menjadi salah satu destinasi wisata eksklusif. Dengan pesona pantai dan lautnya, Likupang seperti surga yang jatuh di Tanah Minahasa. Air lautnya juga sangat jernih, membuat siapa pun ingin menyelami keindahannya.

Untuk menuju ke Likupang, traveler bisa menggunakan pesawat ke Bandara Sam Ratulangi Manado yang berjarak sekitar 1 jam 15 menit dari Likupang. Harga tiket pesawat dari Jakarta menuju Manado ini bervariasi antara Rp 2,8 juta hingga Rp 10,4 juta PP. Setelah sampai bandara, traveler bisa menuju Likupang dengan menggunakan mobil sewaan atau taksi.

Adapun setelah sampai di Likupang, ada dua pantai yang menjadi pusat KEK Pariwisata yaitu Pantai Paal dan Pantai Pulisan. Sedangkan destinasi lainnya ada Pantai Pal Marinsow, Pulau Lihaga, Pulau Gangga, dan pasir timbul di Pulau Nain. Kamu bisa memilih penginapan di dekat destinasi dengan harga mulai Rp 300 ribu hingga Rp 2 jutaan.

Mengusung konsep wisata berkelanjutan (sustainable tourism) KEK Likupang di Sulawesi Utara memang sejak awal menjalankan kegiatan wisata berdasarkan Sustainable Development Goals (SDG) yang ditetapkan PBB. Namun di saat pandemi ini, KEK Likupang juga mengadopsi standar lain yakni Safe Travel dari World Travel & Tourism Council (WTTC).

3. Raja Ampat

Image Artikel Kemenparekraf 4 DesemberRaja Ampat Foto: shutterstock

Pesona wilayah timur Indonesia memang tak ada duanya, Raja Ampat Papua Barat salah satunya. Jadi destinasi unggulan di Indonesia, Raja Ampat menawarkan keajaiban dari pemandangan alamnya, panorama bawah lautnya hingga kearifan lokal masyarakat setempat.

Buat traveler yang mau ke sini, pastikan untuk menyediakan waktu beberapa hari dan biaya liburan yang memadai agar bisa menelusuri seluruh keindahan yang ada di Raja Ampat.

Mengunjungi Raja Ampat memang butuh persiapan, khususnya terkait biaya dan waktu. Pertama yaitu biaya transportasi pesawat dari Jakarta ke Sorong bisa menghabiskan kurang lebih Rp 5 juta - Rp 7 juta PP. Setibanya di Sorong, untuk menuju ke Raja Ampat kamu bisa menyewa kendaraan mobil sekitar Rp 800 ribu per hari sudah termasuk driver.

Selain perjalanan darat, untuk menuju Raja Ampat, kamu juga harus melakukan perjalanan menggunakan kapal ferry dengan kisaran harga Rp 100 ribu hingga Rp 215 ribu. Sesampainya di Raja Ampat, traveler harus lebih dulu membeli pin masuk Raja Ampat sebesar Rp 500 ribu per orang. Nantinya, pin tersebut akan berlaku selama setahun ke depan.

Tak berhenti sampai di situ, Raja Ampat merupakan kawasan kepulauan, sehingga untuk menuju ke pulau-pulau itu butuh speedboat dengan harga sewa per harinya sekitar Rp 7,5 juta yang bisa dibagi 6 orang. Kemudian untuk biaya homestay-nya, kamu bisa memilih sesuai budget mulai dari Rp 600 ribuan hingga jutaan rupiah.

Jika diakumulasikan total liburan ke Raja Ampat selama 3 hari belum termasuk tiket pesawat bisa menghabiskan dana sekitar Rp 8 jutaan. Cukup mahal memang, itulah alasan mayoritas orang yang bisa liburan ke Raja Ampat merupakan traveler yang berasal dari kalangan menengah ke atas.

Tapi tentunya harga tersebut sebanding dengan pengalaman yang akan didapatkan. Seperti panorama bawah laut Raja Ampat yang sangat kaya. Raja Ampat merupakan Coral Triangle atau segitiga terumbu karang dunia yang tentunya tidak dapat dijumpai di negara mana pun hanya ada #DiIndonesiaAja.

Itu dia 3 destinasi prioritas yang nggak hanya menawarkan keindahan alam tapi juga bisa membuat liburan para traveler yang datang semakin berkualitas. Ketiga destinasi tersebut baru sebagian kecil dari destinasi wisata recommended yang bisa masuk ke bucket list kamu.

Tapi yang terpenting adalah selalu menjaga kenyamanan penduduk dan wisatawan lain saat liburan #DiIndonesiaAja. Caranya bisa dengan melakukan protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, di destinasi wisata dan menerapkan protokol CHSE dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, perhatikan juga syarat-syarat atau prosedur kesehatan yang diperlukan saat memilih transportasi seperti memastikan diri dalam kondisi sehat dengan melakukan cek kesehatan dan membawa bukti rapid test.

Nah, berikut ini detikTravel sudah merangkum poin-poin yang harus dilakukan seorang responsible traveler saat mengunjungi destinasi CHSE.

  • Riset sebelum mengunjungi destinasi wisata.
  • Memenuhi prosedur kesehatan yang telah ditetapkan pihak akomodasi dan transportasi.
  • Menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata.
  • Menjaga kelestarian alam dan menghormati kearifan lokal masyarakat setempat.
  • Mendukung perekonomian warga setempat.
  • Jangan membeli produk atau barang-barang yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang terancam punah

Harga-harga yang disebutkan merupakan harga perkiraan umum yang detikTravel rangkum selama satu tahun terakhir. Traveler tetap perlu konfirmasi harga sesuai dengan pilihan akomodasi untuk menuju destinasi wisata yang diinginkan.



Simak Video "Batu Kelamin, Sebuah Cerita Teluk Mayalibit Raja Ampat"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA