Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Des 2020 09:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Unik! Papua Punya Kanguru Pohon

Hari Suroto
detikTravel
Kanguru pohon (Dendrolagus goodfellowi buergersi)
Kanguru pohon (Dendrolagus goodfellowi buergersi) (Getty Images/iStockphoto/slowmotiongli)
Jakarta -

Papua juga memiliki kanguru, namun ukurannya lebih kecil. Salah satu yang hidup di Papua disebut kanguru pohon atau Dendrolagus goodfellowi buergersi.

Kanguru adalah fauna endemik Papua, Papua Nugini dan Australia. Ciri khas hewan ini memiliki kantong. Namanya diambil dari bahasa Aborigin, gangguru.

Kanguru pohon merupakan marsupial herbivora dari keluarga Macropodidae. Hewan ini memiliki kaki depan pendek dan tungkai belakang besar yang digunakan untuk melompat.

Kanguru pohon ini ukurannya lebih kecil ketimbang kanguru yang ada di Australia. Dia hidup liar dan mencari makan pada malam hari.

Nenek moyang kanguru pohon berevolusi dari sejenis kanguru rock wallaby atau walabi batu yang hidup di permukaan tanah sekitar 5 juta tahun yang lalu.

Pemangsa telah memaksa walabi batu ini hidup berpindah dari padang rumput ke atas pohon. Sebab, di Papua relung kanopi kosong. Biasanya, daerah kanopi diisi oleh primata, tapi di Papua daerah kanopi itu kosong, sehingga kanguru harus bertahan hidup dan beradaptasi dengan memakan pucuk pohon di atasnya.

Nenek moyang kanguru pohon ini pada awalnya harus belajar memanjat pohon untuk menghindari pemangsa. Dalam perkembangannya, kanguru pohon berevolusi memiliki kaki dengan cakar kuat yang mampu memeluk pohon dan memanjat.

Sistem pencernaannya juga berevolusi yang sebelumnya untuk mencerna rumput menjadi pencerna dedaunan, ranting, dan tunas.

Satu-satunya ancaman kanguru pohon adalah manusia. Tapi, kanguru pohon di Papua lebih beruntung dan masih punya kesempatan kecil untuk bertahan hidup karena para pemburu menggunakan alat tradisional, yaitu dengan busur dan panah serta anjing.

Itu berbeda dengan Papua Nugini. Di negara tersebut para pemburu menggunakan senapan sehingga berdampak besar terhadap populasi kanguru pohon.

***

Artikel ini dibuat oleh Hari Suroto dari Balai Arkeologi Papua dan diubah seperlunya oleh redaksi.



Simak Video "Pelaku Diduga Aniaya Satwa Langka Simpai di Sumbar Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA