Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Feb 2021 18:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Melihat Skouw, Wajah Terdepan di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Hari Suroto
detikTravel
Skouw Perbatasan RI-PNG
Foto: Skouw, Perbatasan RI-Papua Nugini (Hari Suroto/Istimewa)
Skouw -

Provinsi Papua berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini. Ada Skouw, wajah terdepan Indonesia di perbatasan Papua Nugini yang kini cantik jelita.

Skouw yang menjadi perbatasan antara Kota Jayapura dengan Wutung, Papua Nugini (PNG), pada setiap akhir pekan menjadi pilihan favorit warga Kota Jayapura untuk berlibur.

Di perbatasan RI-PNG, traveler dapat melintasi batas ke Papua Nugini tanpa paspor, tetapi hanya beberapa meter saja, sampai sebatas lokasi spot selfie yang Instagramable dengan latar belakang Pantai Wutung dari kejauhan.

Spot selfie ini dikelola oleh warga lokal Papua Nugini. Untuk bisa berfoto di sini, traveler akan ditarik uang Rp 10 ribu.

Selain itu, di perbatasan traveler juga dapat menikmati kuliner khas Papua Nugini, seperti daging domba, sosis sebesar singkong, pisang goreng, snack, nuget dan minuman kaleng lokal Papua Nugini.

Skouw Perbatasan RI-PNGSkouw Perbatasan RI-PNG Foto: Hari Suroto/Istimewa

Daging domba dan sosis ini berasal dari Australia. Cita rasanya tentu saja lezat, gurih, dan bertekstur lembut. Biasanya kuliner ini disajikan dengan saus sambal.

Untuk membelinya, traveler dapat menggunakan uang rupiah atau mata uang kina Papua Nugini. Untuk satu potong daging domba, dihargai 50 ribu rupiah atau sepuluh kina. Ya, satu kina PNG sekitar 5 ribu rupiah.

Skouw Perbatasan RI-PNGSkouw Perbatasan RI-PNG Foto: Hari Suroto/Istimewa

Uniknya warga Papua Nugini mau menerima pembayaran dengan rupiah dan sudah siap dengan uang kembalian, dalam mata uang rupiah juga.

Selain kuliner, traveler juga dapat membeli souvenir khas Papua Nugini berupa kaos, kain pantai, topi, gantungan kunci dan bilum.

Harga bilum relatif mahal. Paling murah 1 juta rupiah. Bilum ini merupakan tas rajutan warna warni yang dibuat dari wol Australia.

Namun sejak pandemi covid 19, perbatasan RI-PNG ditutup. Pemerintah Papua Nugini melarang warganya melintasi batas Indonesia. Begitu pula sebaliknya, melarang wisatawan Indonesia masuk ke perbatasan negaranya.

Sejak perbatasan ditutup, saat ini wisatawan Indonesia hanya bisa berkunjung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw saja, tidak bisa melintas ke Papua Nugini.


---
Artikel ini dibuat oleh Hari Suroto dari Balai Arkeologi Papua dan diubah seperlunya oleh redaksi.



Simak Video "Haru! Momen Praka Anumerta Roy Vebrianto Dimakamkan di TMP Cikutra"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA