Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 16 Feb 2021 10:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Melihat Keindahan Embung Sekembang di Pagergunung Magelang

Eko Susanto
detikTravel
Embung Sakembang Magelang
Embung Sakembang (Eko Susanto/detikcom)
Jakarta -

Asik nih ada destinasi wisata baru di Magelang. Namanya Embung Sakembang. Cocok buat gowes dan berburu foto instagramble.

Embung Sakembang terletak di wilayah Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang patut dikunjungi. Destinasi wisata ini yakni Embung Sekembang.

Keberadaan Embung Sekembang ini berada di Desa Pagergunung, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Untuk mencapai lokasi ini sangat mudah, bisa dengan bantuan google maps.

Dari embung ini jika cuaca cerah, bisa melihat keindahan Gunung Andong, Telomoyo, Merbabu dan Gunung Sumbing. Untuk saat ini, jika ingin berkunjung di embung ini hanya cukup membayar biaya parkir sepeda motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000.

Sekalipun demikian, wisatawan sudah banyak yang berkunjung di lokasi ini. Kebanyakan yang datang pada pagi hari untuk melihat sunrise dan sore hari melihat sunset.

"Nantinya kalau sudah ada serah terima embung ini, nantinya desa akan mengembangkan destinasi wisata. Rencananya ada penambahan untuk kamping, agro, kolam renang anak sama kantin," kata Sekretaris Desa Pagergunung, Asmawi, Senin (15/2/2021).

Embung Sakembang MagelangEmbung Sakembang Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom

Total bangunan embung menggunakan lahan kas desa seluas 2,8 hektare. Saat ini lahan yang tersisa 2 hektare, kemudian embung terbentuk oval mampu menampung air sebanyak 14.000 meter kubik. Diperkirakan embung ini nantinya mampu mengairi lahan pertanian seluas 45 hektar.

"Mampu menampung air sebanyak 14.000 meter kubik. Ini mengakhiri 45 hektar. Bentuknya oval. Desain pertama, persegi nggak ada seninya, kita minta agak oval," ujarnya.

Pihaknya menambahkan, saat ini belum ada tiket masuk sehingga baru mengelola lahan parkir. Nanti, jika sudah ada penyerahan dari pemerintah kepada desa, akan dibuat tiket masuk.

"Kita belum berani untuk membuat tiket masuk, jadi kita hanya mengelola parkir Rp2.000 sepeda motor dan mobil Rp5.000. Ke depannya, kita buat Perdes untuk retribusi tiket masuk, pengelola Bumdes. Pengelola lapangan Pokdarwis," tuturnya.

Selanjutnya: asal mula nama Embung Sakembang

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA