Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Mar 2021 19:55 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengenal Ranu Kumbolo dari Mitos dan Pesonanya

Elisa Intan
detikTravel
Hangat Mentari di Ranu Kumbolo
Foto: detik
Probolinggo -

Pesona Gunung Semeru di Jawa Timur memang tidak terbantahkan. Pesonanya sudah tampak sejak di Ranu Kumbolo yang juga memiliki mitosnya.

Ranu Kumbolo yang menjadi tempat transit sebelum mencapai puncak Gunung Semeru mungkin tidak asing lagi di telinga para pendaki. Danau yang dijuluki surganya Gunung Semeru ini menyimpan berjuta keindahan dan juga hal mistis di dalamnya.

Dihimpun detikTravel, Rabu (17/3/2021), ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika berkunjung ke Ranu Kumbolo.

Ranu Kumbolo terletak di ketinggian 2.400 mdpl. Ranu Kumbolo berlokasi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. Untuk mencapai Ranu Kumbolo, traveler dapat melalui jalur pendakian Watu Rajeng atau Bukit Ayek Ayek yang berjarak sekitar 8 km dari pos pendaftaran Ranu Pani.

BTS Combat Telkomsel di Ranu PaniRanu Pani (Muhammad Aminudin/detikTravel)

Namun, lebih disarankan untuk memilih jalur Watu Rajeng karena medannya yang lebih friendly untuk pendaki pemula.

Ranu Kumbolo dibuka selama 24 jam, tapi sebelum mendaki traveler wajib untuk melapor di pos administrasi Ranu Pani. Setelah melapor dan dinyatakan memenuhi syarat medis untuk mendaki, perjalanan bisa dimulai antara pukul 08.00-18.00 WIB.

Biaya tiket masuk Ranu Pani sebesar Rp 10.000/orang dan Rp 20.000/tenda.

Fasilitas

Fasilitas yang dimiliki Ranu Kumbolo mungkin belum selengkap objek wisata lain. Hanya untuk toilet, telah tersedia fasilitas umum yang dapat digunakan oleh pendaki.

Karena Ranu Kumbolo memiliki air yang jernih, kamu dapat menggunakan air danau sebagai keperluan selama berkemah, baik untuk minum hingga MCK.

Hanya saja kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan langsung, melainkan harus menampung airnya di dalam sebuah wadah.

Saat berkunjung ke Ranu Kumbolo, terdapat hal yang perlu untuk diperhatikan seperti pendirian tenda yang hanya boleh di savana dekat pos empat dan shelter di balik bukit.

Hal ini karena tanah di sekitaran Ranu Kumbolo dianggap sakral oleh suku adat Tengger. Traveler juga dilarang untuk berenang di danau. Selain karena disakralkan, suhu air yang tidak menentu dan kedalaman yang mencapai 28 meter dikhawatirkan dapat mengakibatkan hal-hal yang berakibat fatal.

Selanjutnya: Mitos Seputar Ranu Kumbolo

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Gunung Semeru Waspada, Warga di Sepanjang DAS Diminta Hati-hati"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA