Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 13 Nov 2021 08:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Tempo Dulu, Rumah Ini Jadi Tempat Nongkrong Hits Warga Depok

bonauli
detikTravel
Depok Lama Disiapkan Jadi Kawasan Wisata Sejarah
Rumah Belanda Depok (Melissa Bonauli Panjaitan)
Depok -

Kawasan Depok Lama masih menyisakan jejak peninggalan Belanda. Mulai dari rumah, gereja sampai kantor.

Salah satu yang paling ikonik adalah rumah Belanda milik Mohammad Isa. Beralamat di Jalan Pemuda Nomor 52, RT 2/RW 5, rumah ini begitu mencolok bangunan lain.

Pekarangannya sangat luas, pagarnya dua dan bangunannya di cat putih. Rumah ini diwarisi oleh Bapak Isa dari ayahnya.

"Dulu ayah saya kepala polisi di Depok, ini rumah dinasnya," kenang Bapak Isa.

Sejarahnya, rumah ini dibangun oleh tuan tanah yang mana adalah orang Belanda. Setelah masa pemerintahan, rumah-rumah tuan tanah dijadikan sebagai rumah dinas.

Rumah belanda di DepokRumah Belanda di Depok (Bonauli/detikcom)

"Dibangunnya mungkin sekitar tahun 70-an, ya. Saya pindah ke sini waktu umur 1 atau dua bulan, karena ayah saya pindah ke sini," katanya.

Mengingat kembali masa kecilnya, Bapak Isa bercerita bahwa rumahnya kerap jadi tempat nongkrong orang Depok. Orang Belanda sendiri suka mampir dan bertukar cerita di sana.

"Dulu kantor polisnya yang jadi RS Harapan sekarang. Kebetulan ayah saya muslim, tapi mayoritas di sini kristen," ujarnya.

Orang Belanda hidup berdampingan dengan pribumi saat itu. Mereka kebanyakan memiliki asisten rumah tangga yang didatangkan dari timur Indonesia, seperti Manado dan Ambon.

Rumah belanda di DepokMohammad Isa, pemilik rumah Belanda di Depok (Bonauli/detikcom)

"Orang Belanda itu suka ngumpul di tempat terbuka. Jadi di teras ini mereka duduk, ada lampu tingginya lalu dansa-dansi," ungkapnya.

Sang ibu pun bekerja di Kelurahan Depok. Sama seperti ayahnya yang punya banyak kenalan, rumah tersebut juga jadi tempat nongkrongnya ibu-ibu Depok. Saking tenarnya, ibu dari Bapak Isa-lah yang menjadi ketua PKK saat itu.

Bapak Isa harus melanjutkan SMA dan keluar dari Depok. Setelah kembali, kawasan Depok yang lama ia kenal telah berubah.

"Waktu saya SD ini semua hijau. Apalagi orang Belanda kan pekarangnnya luas-luas. Tapi sekarang ya beginilah," kenangnya.

Tanah tersebut memiliki luas sekitar 2.300 meter persegi, dengan luas bangunan sepertiganya. Ada 3 kamar utama dan pavilliun di dalamnya. Warna bangunannya dibiarkan sama, putih dan abu-abu.

"Ini satu-satunya tempat nongkrong di Depok dulu," ucapnya bangga.

Kini Kerajaan Belanda dan Depok sedang membangun Kawasan Heritage Depok Lama. Sebagai pemilik rumah Belanda, Bapak Isa tak keberatan untuk berkontribusi.

"Karena kalau mau dibilang daerah seperti itu (Kawasan Heritage Depok Lama-red) masyarakat yang ada di daerah itu sendiri harus ikut membantu, harus dilibatkan, harus ada peran masyarakat" ungkapnya.

Tonton juga video tentang hidden gem pantai di Parung, Bogor, berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]



(bnl/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA