Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Nov 2021 08:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Pendiri Museum Santet Cirebon: Takut Pada Allah, Jangan Pada Setan!

Museum Santet Cirebon
Foto: Museum Santet Cirebon (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)
Cirebon -

Ustaz Ujang Busthomi mendirikan Museum Santet Cirebon sebagai sarana edukasi. Dia berharap agar masyarakat takut hanya pada Allah, bukan kepada setan.

Jalan dakwah yang ditempuh Ujang Busthomi bisa terbilang unik. Selain mendirikan pondok pesantren, ustaz yang juga berprofesi sebagai seorang Youtuber ini memilih untuk berhadapan dengan dukun santet dan praktisi spiritual.

Dia bertekad untuk melawan mereka yang melenceng dari akidah Islam dan membuktikan bahwa Allah lah yang Maha Kuasa di atas segalanya. Kang Ujang, begitu sapaan akrabnya, sudah melakukan kegiatan tersebut sejak tahun 2004 jauh sebelum era medsos.

Kang Ujang sendiri mengaku menaruh rasa hormat dengan orang-orang yang diberikan kelebihan oleh Allah, bisa menyembuhkan penyakit atau kelebihan lainnya. Namun ketika kelebihan itu disalahgunakan untuk menyakiti orang, di situlah Kang Ujang akan melawan.

"Saya kepada siapapun, praktisi yang punya kelebihan yang dikasih oleh Allah, ya saya hormat, karena tidak semua orang dikasih kelebihan. Entah itu tukang becak, entah itu tukang ojek, kalau mereka dikasih kelebihan sama Allah, saya hormat, karena orang tidak akan bisa menyembuhkan kalau tidak atas seizin Allah," kata Kang Ujang kepada detikTravel di Museum Santet Cirebon, beberapa waktu lalu.

Museum Santet CirebonMuseum Santet Cirebon Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

"Tapi kalau kelebihan-kelebihan itu dipakai untuk menyakiti, untuk membuat orang merana, melalui santet-santet atau sihir-sihir, itu yang saya tidak sepaham dan saya tidak sependapat," dia menegaskan.

Sebagai sarana edukasi, Kang Ujang pun mendirikan Museum Santet yang baru buka sejak 1,5 bulan ini. Dengan dibukanya museum itu, Kang Ujang berharap agar masyarakat tidak takut terhadap setan, sihir dan santet, melainkan takut kepada Allah semata.

"Jadi ini adalah semua media-media yang dilakukan oleh tukang sihir, dukun-dukun santet. Ketika mereka medianya aja seperti ini, kotor dan juga penuh dengan najis, kenapa kita harus takut?" kata pemimpin Padepokan Anti Galau ini.

"Sedangkan kita punya Al Quran, kita punya iman, kita punya taqwa. Jangan takut, Biar santet dan sihir itu tidak ada harga dirinya. Ngapain harus takut?," tutupnya.

Museum Santet buatan Kang Ujang sendiri berlokasi di dalam wisata Talaga Langit yang memiliki luas 2,5 hektar. Di dalam museum tersebut banyak pajangan-pajangan yang berkaitan dengan dunia santet.

Museum Santet CirebonMuseum Santet Cirebon Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Selain pajangan-pajangan seram, di museum ini juga ada banyak papan ajakan untuk jangan takut kepada setan, takutlah pada Allah, juga ajakan untuk Perbaiki Sholat dan Perbanyak Sholawat.

Museum Santet terbuka untuk umum dan semua usia. Obyek wisata ini buka setiap hari, dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan harga tiket Rp 15.000 per orang saat weekday dan Rp 20.000 saat weekend.



Simak Video "Art Museum, Berfoto Ria Dengan Tokoh-tokoh Dunia, Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA