Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 07 Mar 2022 21:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mitos Sumur Jodoh di Bone, Bisa Bikin Jomblo Gampang Dapat Pacar

Mono
detikTravel
Sumur Jodoh di Cempalangi, Kabupaten Bone, Sulsel.
Foto: Sumur Jodoh di Bone (Mono/detikSulsel)
Bone -

Ada Sumur Jodoh di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Masyarakat setempat percaya, air sumur ini bisa menyembuhkan penyakit dan mendatangkan jodoh.

Lokasi Sumur Jodoh tepatnya berada di Dusun Cempalagi, Desa Mallari, yang merupakan kawasan perbukitan di pesisir Teluk Bone. Jaraknya tempuhnya sekitar 14 kilometer dari sebelah Utara Kota Watampone.

Sumur Jodoh sendiri berada di dalam Gua Hua atau Gua Lama, dengan panjang sekitar 60 meter. Di gua ini terdapat pula bekas cakar Arung Palakka.

"Gua ini (Gua Hua) terdapat sumur yang dinamakan orang dulu sebagai sumur jodoh. Airnya begitu jernih dan bersih. Kata orang dulu banyak penyakit bisa disembuhkan," kata Pengelola Wisata Cempalagi, Supriadi kepada detikSulsel, Selasa (1/3/2022) lalu.

Lokasi sumur jodoh ini terbilang mudah ditemui. Sebab posisinya berada di samping Musala Kis Firdaus. Tempatnya sejuk, dan bisa saja menjadi solusi buat jomblo yang berharap segera menemukan jodoh.

Sumur Jodoh di Cempalangi, Kabupaten Bone, Sulsel.Sumur Jodoh di Cempalangi, Kabupaten Bone, Sulsel. Foto: (Mono/detikSulsel)

Untuk memasuki area Sumur Jodoh, memang membutuhkan nyali serta kehati-hatian. Sebab jalan yang dilewati adalah bebatuan menurun dan memiliki kemiringan, bahkan melebihi seperti anak tangga.

"Sampai sekarang masih ada yang sering berkunjung ke sumur itu, karena selain dapat menyembuhkan penyakit, bisa juga mempermudah dapat jodoh," beber Supriadi.

Supriadi menuturkan, biasanya para pengunjung mengambil dan membawa pulang air dari Sumur Jodoh untuk dipakai mandi. Namun beberapa pengunjung juga biasanya hanya membasuh muka di sumur itu.

"Sebenarnya tergantung pada niat seseorang tersebut. Dan ketika mereka sudah menemukan jodohnya pasti kembali lagi di sini," sambungnya.

Penamaan Sumur Jodoh itu sudah melegenda. Warga sekitar meyakini bahwa sumur itu memiliki nilai magis, karena sumur yang berada sekitar 15 meter di dalam gua tersebut tidak pernah kering.

Sumur ini dulunya menjadi tempat pertemuan warga yang hendak mengambil air maupun mandi. Di situ mereka saling berkenalan dan bersenda gurau, hingga akhirnya berakhir di pelaminan.

"Saat ini pengunjung ramai saat hari libur, mereka bisanya berkemah di depan gua, dan sering dijadikan tempat diksar (pendidikan dasar) oleh mahasiswa," sambung Supriadi.

Salah seorang warga Cempalagi, Zainal berkata, Sumur Jodoh ini merupakan sumur alami. Namun warga setempat tidak ada yang mengetahui persis sejak kapan masyarakat memanfaatkan sumur di dalam gua itu.

Sumur Jodoh kerap dimanfaatkan masyarakat kala musim kemarau tiba. Sebab sumur-sumur warga di permukiman ikut kering, kecuali Sumur Jodoh yang berada di dalam gua tersebut.

"Jadi masyarakat kerap datang berbondong-bondong untuk memanfaatkan airnya sebagai keperluan sehari-hari," ujarnya.

"Masyarakat sekitar memang mempercayai mitos tersebut bahwa akan bertemu jodoh setelah ke sumur tersebut. Bahkan beberapa masyarakat mengakui kalau dirinya bertemu jodohnya setelah mandi di Sumur Jodoh Cempalagi," ucap Zainal.


---
Artikel ini telah naik dan bisa dibaca di detikSulsel



Simak Video "Kandungan Zat Besi Paling Tinggi di Bayam Cuma Mitos!"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA