Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 16 Apr 2022 11:21 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Menyambangi Nagari Kapau Asal Nasi Kapau yang Amat Populer Itu

Jeka Kampai
detikTravel
Nasi kapau yang kian populer.
KEdai nasi kapau di Nagari Kapau (Jeka Kampai/com)
Agam -

Kedai nasi kapau mudah ditemui di Jakarta dan sekitarnya. Berasal dari Nagari Kapau yang mewariskan racikan masakan dan bumbu turun-temurun.

Sekilas, masakan nasi kapau itu nyaris sama dengan menu makanan yang ada di warung nasi padang. Tetapi ternyata, nasi padang dan nasi kapau itu berbeda, meski sama-sama dari Sumatera Barat. Ini menyangkut kedaerahan.

Nama nasi padang biasa digunakan oleh pemilik rumah makan yang umumnya dari Sumatera Barat, terutama dari Padang. Sementara itu, nasi kapau memang digunakan oleh penjual makanan dari daerah Kapau.

Nasi kapau berasal dari Nagari Kapau, satu kampung kecil di Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Bukittinggi. Berjarak 4 kilometer dari ibu kota kecamatan dan sekitar 74 kilometer dari ibu kota kabupaten.

Nagari Kapau memiliki alam yang indah, sama halnya dengan nagari-nagari atau kampung lainnya di Tanah Minang. Sebagian besar lansekap kampung ini adalah sawah.

Luas nagari Kapau tercatat 5,54 kilometer persegi atau 5,78 persen dari luas wilayah Kecamatan Tilatang Kamang. Jumlah penduduk nagari yang terdiri dari 12 jorong atau kampung itu, terdata 3.129 jiwa pada 2019 silam.

Sebagian besar warga Kapau adalah petani. Ada juga yang menjadi pedagang, terutama penjual makanan, tetapi jumlahnya sedikit.

Gerbang penanda masuk Nagari KapauGerbang penanda masuk Nagari Kapau (detikcom)

Makanan yang paling terkenal dari daerah ini tentu saja adalah nasi kapau. Namun, jumlah pedagang nasi sesungguhnya dari daerah ini hanya sedikit.

Meski hanya sebagian kecil penjual, namun nama kapau sudah sangat terkenal. Rumah makan dan restoran kapau bertebaran di berbagai pelosok nusantara. Nama nasi kapau juga kian populer dengan andalan gulai nangkanya yang menggugah selera itu.

Nama nasi kapau dipakai oleh para pedagang generasi pertama untuk membedakan jualan mereka dengan nasi padang lainnya.

Nama itu terus dipakai oleh setiap pedagang yang benar-benar berasal dari Kapau atau hanya punya hubungan kekerabatan dengan Nagari Kapau.

Gulai kapau tentu saja sudah ada sejak adanya Nagari Kapau. Tapi, kepopulerannya di kalangan masyarakat luar Kapau berkembang secara bertahap.

Sampai di sekitar akhir era 1960-an, gulai kapau dijajakan ke kampung-kampung atau diletakkan dalam periuk di atas senggan rotan yang dijunjung di kepala.Yang unik dari nasi kapau sesungguhnya adalah penampilan makanan ini.

Tidak seperti di restoran, setiap lauk atau gulai nasi kapau ditempatkan dalam panci besar bersusun-susun yang diletakkan di antara bangku tempat para pembeli makan dengan si penjual. Untuk menyendok gulai digunakan sendok dari batok kelapa bertangkai panjang, karena di antara susunan panci-panci gulai itu ada yang terlalu jauh untuk dijangkau tangan.

Nasi kapau yang kian populer.Nasi kapau yang kian populer. (Jeka Kampai/com)

Sejarawan Fadly Rahman, mengungkapkan penyajian nasi kapau saat ini tak berbeda dari zaman dulu. Puluhan lauk ditaruh di wadah, kemudian disusun bertingkat dengan posisi penjual nantinya lebih tinggi.

"Kemudian masyarakat makan berguyub bersama. Pedagang dan penikmat makanan juga saling berinteraksi," kata Fadly beberapa waktu lalu.

Kata Fadly, nasi kapau diperkirakan sudah ada sejak abad 19, ketika zaman kolonial. Jejaknya beriringan dengan tradisi merantau dan berdagang di kalangan masyarakat Minang. Kala itu, para wanita yang ditinggal suaminya merantau, mendirikan usaha rumah makan.

Mereka menawarkan nasi dan aneka lauk khas Minang, namun ada beberapa jenis lauk yang hanya ada di Kapau seperti gulai kapau dan tambusu.Selain dijual di wilayah Kapau, para wanita ini juga membuka warung cukup jauh dari wilayah asalnya. Fadly menyebut warung-warung nasi kapau banyak terlihat di Pasar Payakumbuh pada tahun 1911.

Soal ciri khas tampilan nasi kapau yang disusun bertingkat, antara lain bisa dilihat di kedai-kedai nasi kapau di Pasar Lereng Kota Bukittinggi, sekitar delapan kilometer dari Nagari Kapau. Tempat itu dikenal dengan nama Los Lambuang.

Salah satu kedai nasi yang cukup terkenal disini adalah kedai nasi kapau Uni Lis. Ia telah berjualan nasi kapau sejak tiga turunan. Penikmat nasi kapau buatan Uni Lis kebanyakan juga adalah para pesohor di negeri ini.

Nasi kapau yang kian populer.Nasi kapau Uni Lis, kedai nasi kapau paling populer di Nagari Kapau (Jeka Kampai/com)

"Yang paling khas itu ya tambunsu. Tidak semua penjual nasi di Sumatra Barat yang ada tambunsunya. Hanya ada di nasi kapau," ujar Nurfida, karyawan Uni Lis.

Nurfida menyebut Nasi Kapau Ni Lis sudah tiga keturunan beroperasi. Rumah makan ini mulai buka pada pukul 9 pagi, setiap hari.

Gulai kapau sangat khas dengan warna kunyitnya. Rasanya juga gurih dan lumayan pedas. Sayur gulai terdiri dari potongan nangka muda, rebung, kol, pakis, kacang panjang dan jengkol dalam kuah yang tidak terlalu kental.

Yang juga sangat khas adalah gulai tunjang atau kikil, serta usus yang merupakan campuran telur dan tahu yang dilumatkan. Selain itu, tentu saja ada masakan lain yang tak kalah serunya, mulai dari dendeng balado sampai ayam rendang.

Artikel ini juga tayang di detikSumut, klik di sini.



Simak Video "Bikin Laper: Penyajian Unik Nasi Kapau Sutan Mangkuto!"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA