Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 13 Jun 2022 18:03 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Yuk Berkenalan dengan Sarinah, Mal Pertama Indonesia

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Berbagai Spot Foto di Sarinah
Tampak depan Sarinah. (Yasmin Nurfadila/detikTravel)
Jakarta -

Mal Sarinah merupakan pusat perdagangan modern pertama di Indonesia. Mal ini dibangun pada tanggal 17 Agustus 1962 dan resmi beroperasi pada 15 Agustus 1966.

Pembangunan mal Sarinah digagas langsung oleh Presiden Sukarno. Dengan tujuan untuk mewadahi kegiatan perdagangan produk dalam negeri juga membantu pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Asal nama Sarinah

Nama Sarinah diambil dari pengasuh Presiden Sukarno. Ia menyematkan nama tersebut sebagai bentuk penghormatan dan kecintaannya terhadap sang pengasuh yang telah memberikan pengaruh besar pada hidupnya.

Sesuai dengan misi pembangunannya, Sarinah menjadi pusat perdagangan yang mengedepankan produk-produk dalam negeri. Hal ini diperlihatkan oleh potret Sarinah pada tahun 1970-an. Terdapat plang yang bertuliskan 'Pekan Penonjolan Hasil-Hasil Produksi Dalam Negeri'. Pada era yang sama, terlihat pula kain batik yang dipamerkan dan dikenakan oleh pedagang di Sarinah.

Potret Sarinah dari awal pembangunan hingga saat ini.Potret Sarinah dari awal pembangunan hingga saat ini. (Yasmin Nurfadila/detikTravel)

Selain menjual produk-produk dalam negeri, Sarinah juga mengadakan acara kebudayaan. Salah satunya terlihat pada potret dari tahun 1990-an. Potret ini memperlihatkan acara pertunjukan wayang yang ada di Sarinah.

Misi Sarinah untuk berfokus pada produk lokal terus berlanjut hingga saat ini. Departemen Store yang ada di Sarinah diisi oleh berbagai produk lokal. Seperti aneka kerajinan anyaman, produk-produk berbahan dasar batik, hingga makanan-makanan tradisional Indonesia.

Pemugaran Sarinah

Dalam perjalanannya, Sarinah telah mengalami beberapa kali renovasi. Terakhir, renovasi dilakukan selama masa pandemi, pada tahun 2021 hingga awal 2022.

Setelah perombakan, Sarinah hadir semakin 'Indonesia'. Dengan desain dan dekorasi gedung yang berunsur kayu dan corak-corak khas Indonesia. Serta berbagai produk dan festival budaya Indonesia yang ditampilkan.

Berbagai Spot Foto di SarinahDisplay benda budaya di Sarinah. (Yasmin Nurfadila/detikTravel)

Jika travelers ingin melihat langsung perjalanan Sarinah, potret Sarinah dari masa ke masa dapat travelers lihat di lantai dasar Sarinah. Tidak hanya potret perjalanan, namun di bagian yang sama juga terdapat Relief Sarinah. Relief ini dibuat berbarengan dengan awal pembangunan gedung pada tahun 1960-an.



Simak Video "Melihat Wajah Baru Mal Sarinah Setelah Hampir 2 Tahun Tutup"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA