Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 17 Jul 2022 18:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kisah Makam Keramat di Tengah Laut Lombok, Banyak Dikunjungi Peziarah

Ahmad Viqi
detikTravel
Suasana Makam Keramat Lembar di tengah laut Pantai Lembar, Desa Cemare, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, NTB, yang dipercaya sebagai makam almarhum Syekh Al-Baghdadi.
Foto: Makam keramat di Lombok (Ahmad Viqi/detikBali)
Lombok Barat -

Keberadaan makam keramat di tengah laut Pantai Lembar, Lombok Barat memang jadi perhatian. Banyak peziarah berkunjung ke sini untuk berdoa.

Makam itu berada di Desa Cemare, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, menjadi daya tarik para wisatawan dan peziarah. Makam tersebut dipercaya milik salah satu penyebar agama Islam asal Timur Tengah, Syekh Al-Baghdadi.

Makam di tengah laut yang dihiasi miniatur masjid kecil itu kerap didatangi warga yang hendak berziarah. Warga setempat kerap menyebutnya Makam Keramat Lembar.

"Biasa minta doa selamat. Paling banyak itu mereka bawa anaknya minta agar mendapatkan hidayah jejak hidup dan semangat dari ilmu yang dibawa oleh Syekh Al-Baghdadi di Lombok," penunggu Makam Keramat Lembar, Baiq Aisah, Minggu (17/7/2022).

Menurut Aisah, berdasarkan cerita yang dia dengar dari ayahnya, Syekh Al-Baghdadi dikabarkan meninggal dunia di salah satu daerah di Pulau Lombok dan dimakamkan di pesisir pantai Lembar. Aisah mengaku dirinya bersama almarhum ayahnya sudah puluhan tahun menjaga makam tersebut.

"Jadi ayah saya cerita ke anak-anaknya, Syekh ini kan yang menyebarkan agama Islam di Lombok. Makanya banyak orang-orang berziarah ke sini hanya untuk mendoakan beliau," katanya.

Makam Keramat Lembar yang dipercaya sebagai lokasi pemakaman almarhum Syekh Al-Baghdadi.Makam Keramat Lembar Foto: Ahmad Viqi/detikBali

Salah satu peziarah asal Kota Solo Jawa Tengah Ikbal (40) mengatakan sengaja datang ke makam keramat Lembar untuk mendoakan almarhum Syekh Al-Baghdadi. Dia mengetahui sejarah makam Keramat Lembar dari mulut ke mulut.

"Ya biasa mendoakan almarhum. Tidak ada minta-minta apa-apa. Sejarahnya kan dia salah satu kiyai yang menyebarkan agama Islam ke Pulau Lombok," katanya.

Untuk diketahui, makam keramat ini sangat dekat dengan lokasi jalur kapal di Pelabuhan Gili Mas, Lembar. Saat air laut naik, sejumlah nelayan kerap menjaring ikan di depan makam tersebut. Sementara saat air surut, warga bisa mendekati makam keramat itu.

Jarak makam dari semenanjung Desa Cemare hanya sekitar 200 meter. Akses menuju ke makam bisa menggunakan jalur laut menggunakan sampan warga lokal maupun jalur darat.

Adapun rute menuju makam keramat Lembar bisa melewati akses jalan pesisir Pantai Cemare saat air laut sedang surut. Akses tersebut bisa dilewati menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda empat melewati pasir Pantai Cemara. Untuk jalur darat hanya membayar retribusi masuk area wisata Desa Cemare. Biaya motor hanya dibandrol Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000 saja.

Akses kedua bisa sewa perahu nelayan yang ada di Dusun Ujat Ngering, Serumbung Desa Lembar Selatan. Biaya menggunakan perahu sekitar Rp 300 ribu untuk dua perahu. Isi penumpang per perahu maksimal 20 hingga 25 orang.

Selain berziarah, pengunjung juga bisa melihat kapal penyebrangan lalu lalang. Tak hanya itu, pengunjung dapat menikmati kawasan hutan bakau yang ada di pesisir Pantai Cemare yang tak jauh dari makam tersebut. Jangan lupa membawa kamera untuk ambil gambar spot-spot terbaik di lokasi makam keramat Lembar.


----

Artikel ini sudah naik di detikBali dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Makam Keramat Karang Rupit, Jejak Sejarah Penyebaran Islam di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA