Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 05 Agu 2022 13:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ingin Mendaki Gunung Agung? Ketahui Dulu Jalur Pendakian dan Pantangannya

Tim detikBali
detikTravel
Gunung Agung via Jalur Pura Besakih
Gunung Agung via Jalur Pura Besakih (Foto: I Gede Leo Agustina/d'Traveler )
Karangasem -

Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 mdpl menjadi gunung tertinggi di Pulau Bali. Gunung Agung terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Bagi orang Bali, Gunung Agung dianggap sebagai tempat kramat sekaligus disucikan. Terlebih di gunung gunung ini juga terdapat Pura Besakih, yang menjadi salah satu pura terpenting menurut orang Hindu di Bali.

Jika cuaca mendukung, saat berada di Puncak Gunung Agung akan terlihat puncak Gunung Rinjani yang berada di Pulau Lombok atau di sebelah timur.

Berstatus sebagai gunung tertinggi di Bali membuat Gunung Agung menjadi salah satu tujuan favorit para pecinta alam. Jika Anda hendak mendaki Gunung Agung, pastikan untuk mengetahui jalur pendakian yang ingin Anda tempuh.

Pendaki pemula atau yang baru pertama kali melakukan pendakian ke Gunung Agung, sangat disarankan untuk menggunakan jasa pemandu guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tersesat, cedera dan lainnya.

Jalur Pendakian Gunung Agung

Ada beberapa jalur yang bisa ditempuh para pendaki untuk mencapai puncak Gunung Agung. Namun, jalur tercepat yang bisa ditempuh adalah melalui jalur Pura Pasar Agung, Kecamatan Selat. Jalur ini juga menjadi jalur favorit bagi para pendaki.

Mendaki Gunung Agung melalui jalur Pura Pasar Agung membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam. Hanya saja, perlu diperhatikan karena jalurnya cukup terjal. Jalur lainnya yang lebih landai juga boleh dicoba, namun perlu waktu agak panjang yakni sekitar 7 jam perjalanan.

Gunung Agung, Karangasem, Bali, Kamis (5/7/2018)Gunung Agung, Karangasem, Bali Foto: Ardian Fanani-detikcom

Berikut adalah jalur-jalur pendakian Gunung Agung:

1. Jalur Pura Pasar Agung, Kecamatan Selat
2. Jalur Hidden Forest, Kecamatan Selat
3. Jalur Pura Pengubengan, Kecamatan Rendang
4. Jalur Edelweiss, Kecamatan Rendang
5. Jalur SGP (sewarung gawe puregae), Kecamatan Rendang
6. Jalur DBS Trekking Centre, Kecamatan Kubu
7. Jalur Pucang, Kecamatan Kubu
8. Jalur KATA (Karangasem Trekker Association) Pasar Agung Sibetan, Kecamatan Bebandem
9. Jalur Pura Lawangan, Kecamatan Bebandem
10. Jalur Kedampal, Kecamatan Abang

Beberapa Pantangan

Jika Anda berencana mendaki Gunung Agung, perhatikan pula beberapa pantangan dan aturan yang harus ditaati. Setidaknya ada empat pantangan yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Tidak diperkenankan membawa makanan yang terbuat dari daging, baik makanan berbahan daging sapi maupun babi.
2. Pendaki yang sedang mengalami menstruasi atau kesebelan (berhalangan) juga tidak diperbolehkan mendaki Gunung Agung. Tak hanya itu, seseorang yang sedang berduka karena salah satu keluarganya meninggal dunia juga tidak diperkenankan untuk melakukan pendakian.
3. Para pendaki Gunung Agung wajib menjaga tutur kata selama melakukan pendakian. Mereka tidak diperbolehkan berkata kasar.
4. Pendaki harus menjaga tingkah lakunya dan perlu menghindari melakukan hal yang aneh-aneh.



Simak Video "Menikmati Wisata Healing Sambil Sunsetan di Atas Kapal Pesiar Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA