Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 28 Agu 2022 20:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mitos Gunung Pegat di Lamongan Bisa Dilawan dengan Melepas Ayam

Eko Sudjarwo
detikTravel
Gunung Pegat Lamongan
Foto: Gunung Pegat Lamongan (Eko Sudjarwo/detikJatim)
Lamongan -

Gunung Pegat di Lamongan punya mitos, calon pasutri yang lewat sini akan bercerai. Namun, mitos itu bisa dilawan dengan melepas ayam hidup. Bagaimana kisahnya?

Mitos perceraian di Gunung Pegat tak bisa dilepaskan dari kata 'pegat' yang melekat jadi nama gunung ini. Dalam Bahasa Jawa, Pegat berarti 'cerai' .

Mitosnya, orang yang hendak melangsungkan pernikahan dan melewati gunung ini, pernikahannya kelak akan mengalami prahara berujung perceraian atau 'pegatan'.

Kecuali bila sebelum melewati jalan yang melintasi gunung itu, pasangan calon pengantin tersebut lebih dulu melepaskan ayam hidup.

Mbah Poyo, salah satu sesepuh desa setempat menyebutkan tidak ada ketentuan khusus soal ukuran ayam yang harus dilepas. Besar atau kecil yang penting ayam hidup yang siap dilepas.

Mengenai sejak kapan mitos itu ada dirinya mengaku tidak tahu persis. Sebab, mitos itu sudah ada bahkan ketika dirinya masih kecil. Menurutnya, orang-orang tua terdahulu sudah menyebutkan mitos itu.

"Kalau sejarahnya sejak kapan mitos itu ada, sejak lama sudah ada mitos melepaskan ayam itu," tambahnya.

Lebih Baik Kehilangan Ayam daripada Rumah Tangga Bubar!

Mitos melepas ayam bagi pasangan yang harus melewati jalan Gunung Pegat sebelum menikah itu diakui Andri S. Ia adalah Kepala Desa Karangkembang tempat Gunung Pegat berada. Andri mengaku, dia sendiri saat hendak menikah dengan orang Madiun juga melepas ayam di sekitar sebelum melewati Gunung Pegat.

"Saya dulu juga melepaskan ayam di sana. Saya juga hanya menuruti apa kata orang-orang tua dulu," ungkapnya.

Hal yang sama diakui Torik, warga Bojonegoro yang menyebut bahwa ada beberapa tetangganya yang hendak melangsungkan pernikahan melepaskan ayam hidup saat hendak melewati jalan di Gunung Pegat, Lamongan.

Bagi pasangan itu, kata Torik, lebih baik kehilangan ayam daripada kehilangan anggota keluarga atau pernikahan mereka kelak harus berujung pada perceraian atau pegatan.

"Tetangga saya yang akan melangsungkan pernikahan dan harus lewat jalan ini. Dulu juga melepaskan ayam," katanya.

Mitos melepaskan ayam ini juga diakui warga yang tinggal di sekitar jalan yang ada di Gunung Pegat. Pada bulan-bulan ketika banyak hajatan, banyak rombongan pengantin yang melepas ayam sesaat sebelum melewati jalur gunung pegat.

Tidak ada ritual khusus ketika melepas ayam di gunung Pegat ini. Ayam itu hanya dilepaskan begitu saja di tepian jalan agar tidak tertabrak kendaraan yang sedang melaju.

Mengenai kebenaran mitos perceraian di Gunung Pegat, semua kembali pada kepercayaan masing-masing. Jika tidak percaya dengan mitos tersebut dan ingin mencoba sendiri, maka resiko ditanggung pribadi.


----

Artikel ini telah naik di detikJatim dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "5 Mitos Gerhana yang Terbantahkan Sains "
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA