Keseruan Berburu Takjil di Taman Merdeka Depok
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Keseruan Berburu Takjil di Taman Merdeka Depok

Hans Wilhem Michelson - detikTravel
Minggu, 22 Feb 2026 15:15 WIB
Berburu Takjil di Taman Merdeka Depok
Berburu Takjil di Taman Merdeka Depok (Hans Wilhem/detikTravel)
Depok -

Bulan suci Ramadan tidak bisa lepas dengan tradisi ngabuburit dan mencari takjil sebelum berbuka puasa. Ikuti keseruan War Takjil di Taman Merdeka Depok.

Bagi traveler yang tinggal di kawasan Depok, tepatnya di Taman Merdeka, Depok 2 Tengah, Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok dikenal sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi.

Banyak penjual makanan berjejer di tepi jalan, menawarkan beragam hidangan menggugah selera, termasuk kue manis, es segar, gorengan, dan masih banyak lagi lainnya. Di antara kerumunan yang ramai, cerita menarik muncul dari para penjual takjil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

detikTravel menyambangi kawasan penjual takjil tersebut dan membeli dagangan Imam Sutisna (60), seorang pria asal Bogor yang saat ini menyewa tempat di Depok. Dengan tekun, dia melayani pelanggan di bawah payung teduhnya.

ADVERTISEMENT

Ia menyediakan dua jenis mochi: mochi klasik dan mochi 'dago' yang disajikan dengan saus. Setiap hari selama Ramadan, Pak Imam menjual sekitar 60 kotak mochi dalam berbagai ukuran. Di tengah pembicaraan tentang kenaikan biaya bahan baku, Pak Imam memilih untuk mempertahankan harga jualnya.

"Enggak (naik harga) tetap aja, stabil lah. Soalnya kalau mochi kita enggak naikin sih, karena kan tahulah mochi lah enggak terlalu ini untungnya kan lumayan aja," ujarnya, Jumat (20/2).

Berburu Takjil di Taman Merdeka DepokBerburu Takjil di Taman Merdeka Depok Foto: Hans Wilhem/detikTravel

Kualitas adalah hal utama bagi Pak Imam. Mochinya dibuat sendiri dari nol tanpa menggunakan bahan pengawet. Karena itu, ia pantang menjual sisa dagangannya untuk keesokan harinya.

"Selama puasa ini sejauh ini ya. Kadang-kadang enggak habis juga ada sisa. Kalau ada sisa saya kasih ke orang. Karena kan enggak boleh dijual lagi, kita enggak pakai bahan pengawet. Iya, ini kan halal, ada surat-suratnya," tambahnya.

Selanjutnya, tim detikTravel jajan es segar di lapak Odi (27), seorang pengusaha muda asal Depok Timur. Kios ini menyajikan berbagai minuman es berwarna-warni dengan rasa seperti Markisa Blewah, Lemon Melon, Kelapa Jeruk, Melon Selasih, dan Lecy Jely.

Kios yang didirikan empat tahun lalu, tidak hanya menawarkan minuman, tetapi juga berbagai hidangan siap saji. Antusiasme para pengunjung di kios Bang Odi sangat mencolok. Kios ini mulai menyiapkan pesanan pada pukul 16.00 dan biasanya hampir kosong saat azan Maghrib berkumandang.

"Rata-rata ludes alhamdulillah. Porsinya sekitar 15 sampai 20 porsi. Buka dari jam 4 sudah stay, jam 6 masih ada sisa-sisa sedikit lah," kata Odi.

Berbeda dengan Pak Imam, lapak Odi melakukan sedikit penyesuaian harga untuk menyiasati bahan baku bumbu lauk matang yang merangkak naik, meski kenaikannya tidak terlalu signifikan.

Berburu Takjil di Taman Merdeka DepokBerburu Takjil di Taman Merdeka Depok Foto: Hans Wilhem/detikTravel

Menurut Odi, keramaian Pasar Takjil Taman Merdeka Depok tahun ini terasa jauh lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya.

"Ada peningkatan lah intinya dari tahun sebelumnya, lebih hectic saja tahun ini," pungkasnya.

Bagi traveler yang kebetulan sedang berada di kawasan Depok 2, Pasar Takjil Taman Merdeka bisa menjadi pilihan pas untuk berburu hidangan berbuka sembari merasakan hangatnya suasana Ramadan di tengah masyarakat.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads