Tak hanya pantai, Pangandaran menawarkan beragam wisata mulai dari pantai tersembunyi, body rafting, hingga budaya lokal. Simak juga tips liburan agar pengalaman makin maksimal.
Pangandaran selama ini dikenal sebagai destinasi wisata pantai yang populer di Jawa Barat. Namun, di balik itu, kawasan ini ternyata menyimpan beragam pilihan wisata alam dan budaya yang belum banyak diketahui wisatawan.
Laura Hermawati, seorang traveler sekaligus warga Bandung yang sering traveling ke Pangandaran, membagikan sejumlah rekomendasi destinasi dan tips bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan secara maksimal di kawasan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Pangandaran tidak hanya menawarkan keindahan pantai, tetapi juga beragam pilihan wisata alam hingga pengalaman budaya lokal yang menarik untuk dijelajahi.
"Pangandaran memang terkenal dengan wisata pantainya, tapi mungkin banyak yang belum tahu kalau alam di sini sebenarnya cukup beragam," kata Laura saat dihubungi detikTravel, Selasa (31/3/2026).
Rekomendasi Wisata di Pangandaran yang Nggak Cuma Pantai
Berdasarkan rekomendasi tempat wisata dari Laura Hermawati dan rangkuman informasi dari My Pangandaran, Selasa (31/3), berikut sejumlah destinasi wisata di Pangandaran yang nggak cuma pantai:
1. Pantai Pasir Putih
Salah satu daya tariknya adalah Pantai Pasir Putih di kawasan Cagar Alam Pangandaran, Desa Pananjung, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Kawasan ini dapat diakses dengan perahu atau berjalan kaki melewati kawasan hutan cagar alam.
Di area ini, pengunjung bisa menemukan beberapa spot pantai yang masih relatif sepi, sehingga menawarkan suasana lebih privat dan tenang. Daya tarik utama pantai ini adalah hamparan pantai pasir putih yang halus dan bangkai Kapal Viking yang bisa dijadikan spot foto estetik.
Di sini, wisatawan juga bisa menjumpai habitat satwa seperti kera ekor panjang di area hutan cagar alam yang berbatasan langsung dengan pantai.
2. Batu Mandi
Selain menikmati panorama, wisatawan juga bisa mencoba berbagai aktivitas olahraga air, seperti stand up paddle (SUP) hingga surfing di Batumandi yang dikenal cocok untuk level profesional.
Terletak di pantai barat Pangandaran, jaraknya 3 km dari Pantai Pasir Putih. Batu ini terkenal dengan mitos sebagai tempat bersemayamnya Ratu Pantai Selatan.
3. Sungai Citumang
Sungai Citumang Pangandaran. (Aldi Nur Fadillah) |
Untuk yang suka petualangan, Laura merekomendasikan Sungai Citumang yang jadi favorit para traveler. Objek wisata ini memiliki daya tarik utama berupa sungai jernih berwarna kebiruan yang mengalir di tengah hutan jati.
Di sepanjang tepian sungai, terdapat batu-batu alami dengan bentuk unik, serta aliran air yang masuk ke dalam goa, menciptakan pemandangan yang khas dan menarik. Terletak di Desa Bojong, Kecamatan Parigi Ciamis, 15 km dari Pangandaran.
4. Sungai Green Canyon
Body rafting dan wisata di Green Canyon (Tri Ispranoto) |
Terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Sekitar 31 km dari pusat kota, wisata ini menawarkan aliran sungai yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona diapit oleh dua bukit dan rimbunnya pepohonan.
Di mulut gua terdapat air terjun palatar yang menambah suasana alami di Green Canyon.
5. Sungai Ciwayang
Sungai Ciwayang Pangandaran (Istimewa) |
Kegiatan populer yang bisa dilakukan wisatawan di sini adalah body rafting dengan pengalaman menelusuri aliran sungai yang tenang dengan air berwarna biru dan jernih.
Terletak di Desa Cimindi, Kabupaten Pangandaran, body rafting di Sungai Ciwayang menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Panjang treknya sekitar 2,5 km dengan durasi dua hingga empat jam.
6. Bukit Panenjoan
Bukit Panenjoan di Pangandaran. (Faizal Amiruddin) |
Bukit Panenjoan menyajikan pemandangan yang memanjakan mata. Di sini wisatawan bisa menyaksikan keindahan panorama alam Pangandaran dari ketinggian. Terletak di Dusun Panenjoan, Desa Kersaratu, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.
Jaraknya 15 km dari pusat kota Pangandaran, wisatawan yang ingin berkunjung ke sini disarankan datang pada pukul 04.30 WIB pagi untuk menyaksikan hamparan awan yang mengelilingi permukaan bukit.
7. Wisata Budaya Wayang Golek
Bagi yang tertarik dengan wisata budaya lokal, wisatawan bisa berkunjung ke Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Di sini, wisatawan bisa mengunjungi kesenian tradisional Sunda yang sering dipentaskan dalam acara penting seperti Milangkala.
Selain itu, wisatawan bisa melihat langsung proses pembuatan wayang golek oleh pengrajin lokal.
Dengan beragam pilihan tersebut, Pangandaran tidak hanya menawarkan wisata pantai, tetapi juga pengalaman lengkap mulai dari petualangan alam hingga budaya lokal.
Tips Liburan ke Pangandaran agar Lebih Maksimal
Agar liburan ke Pangandaran lebih menyenangkan, Laura Hermawati membagikan beberapa tips bagi wisatawan. Ia menyebut, Pangandaran tidak hanya menawarkan pantai yang ramai, tetapi juga banyak spot tersembunyi yang cocok untuk mencari suasana tenang dan lebih privat.
Menurutnya, waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat low season. Pada periode ini, suasana cenderung lebih sepi sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan alam Pangandaran dengan lebih nyaman dan leluasa.
Untuk akses perjalanan, Laura menyarankan penggunaan kendaraan pribadi, terutama bagi yang menyukai road trip. Selain lebih fleksibel, perjalanan darat juga memungkinkan wisatawan untuk singgah dan menikmati kuliner di sepanjang rute.
Namun, bagi yang ingin perjalanan lebih santai, alternatif lain adalah menggunakan kereta api dengan tujuan Stasiun Banjar atau Sidareja. Dari sana, perjalanan dapat dilanjutkan dengan kendaraan sewaan menuju Pangandaran dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
Simak Video "Video: Tangis Sevina Tahu Aipda Anditya Gugur Saat Selamatkan Nyawanya"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
















































Komentar Terbanyak
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
4 Negara ASEAN Bersatu Bangun Rute Kereta Cepat, Tanpa RI