|
Perkebunan Teh Malabar dibangun pada bulan Agustus 1896 oleh Karel Robert Rudolf Bosscha
|
|
Pabrik teh yang terletak di dalam area Perkebunan Teh Malabar
|
|
Ruangan tempat salah satu proses pembuatan teh yang disebut proses pelayuan
|
|
Mencoba formula beragam jenis teh
|
|
Ternyata begitu banyak ragam jenis teh yang dihasilkan perkebunan ini
|
|
Disini kami juga mencicipi white tea, yang harganya cukup mahal
|
|
Beberapa produk teh di pasaran yang berasal dari Perkebunan Teh Malabar
|
|
Akhirnya kami menikmati sajian teh hangat nan nikmat dari pengelola perkebunan ini
|
|
Sebelum pulang kami mengunjungi makam Bosscha, yang dianggap sebagai pendiri Perkebunan Teh Malabar, yang berada di area perkebunan
|
Halaman 2 dari 10












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara
Duh, Bule Hina Perayaan Nyepi di Bali Melalui Media Sosial