Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 20 Des 2017 13:47 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Ini Dia Air Terjun Tersembunyi di Sumatera Barat

Ekaherlina
d'travelers
Foto 2 dari 5
Untuk menuju Nyarai kita harus wajib didampingi oleh pemandu lokal
Untuk menuju Nyarai kita harus wajib didampingi oleh pemandu lokal
detikTravel Community - Keindahan wisata alam di Sumatra Barat tak bisa diabaikan begitu saja. Ada Air Terjun Nyarai yang begitu menawan, dan menanti untuk dikunjungi traveler.

Daerah Sumatera Barat bisa jadi pertimbangan bagi pelancong sebagai destinasi favorit. Persawahan yang terbentang indah, pantai yang mengagumkan, alam pengunungan yang menyegarkan mata, air terjun yang menyejukan jiwa dan budaya serta kuliner yang menakjubkan.

Jika tak memiliki waktu yang cukup lama untuk menelusuri wisata di Sumatera Barat dan membutuhkan suasana yang cukup menantang tak ada salahnya mencoba trekking melintasi hutan lindung Gumaran, Lubuak Alung, Sumatra Barat untuk menemui keindahan tersembunyi: Air Terjun Nyarai.

Yup, sebuah air terjun setinggi delapan meter ini siap mengoda mata, pikiran, dan hati traveler untuk segera melompat ke bawah dan merasakan sensasi kesegaran air kehijauan nan jernih. Selain itu, terdapat sebuah kolam yang terbentuk secara alami di bawah air terjun tersebut.

Tak kalah menyenangkan, tempat ini dikelilingi oleh tanaman hijau nan lebat dan batu-batuan berukur besar yang mendukung suasana teduh nan damai. Yang menarik dari pesona keindahan Air Terjun Nyarai adalah proses perjalanannya itu sendiri.

Menempuh kurang lebih setengah jam dari jalan utama Lubuk Alung, kita akan menemui suasana kampung nan tenang. Ada begitu banyak plang keterangan tentang arah tempat ini yang memudarkan kekhawatiran akan tersesat.

Perjalanan pun belum jua usai saat kaki tiba di posko awal Air Terjun Nyarai. Membayar tiket masuk Rp 20.000 per orang, kita akan di temani oleh guide yang dibekali kotak P3K untuk mulai hiking melintasi Hutan Gumaran. Dibutuhkan waktu sekitar dua jam melintasi hutan dan menyeberangi sungai untuk sampai tujuan. Selama dalam perjalanan, ada beberapa spot menarik salah satunya goa kecil.

Perjalanan panjang tersebut tidak begitu terasa berat. Sebab di beberapa titik terdapat pondokan warung sekedar melepaskan penat dan mengisi perut yang lapar dengan cemilan khas Indonesia: gorengan bakwan, pisang dan tahu.

Pemandangan menakjubkan Air Terjun Nyarai pun menguap rasa lelah usai melintasi hutan lindung tersebut. Sebatang pohon besar terbentang berfungsi sebagai jembatan menuju seberang.

Di tempat ini juga terdapat warung kayu yang menjual aneka makanan. Jadi tak perlu membebani diri dengan barang bawaan beraneka makanan dari rumah, kecuali kamu berniat membawa kembali sampah makananmu pulang.

Jika tak pandai berenang, kita juga dapat melipir ke sungai nan tenang yang dipenuhi bebatuan tak jauh dari air terjun. Sekedar merasakan kesejukan air yang menyegarkan. Menikmati udara alam yang mendamaikan hati. Melepas penat setelah terkungkung dengan kesibukan rutinitas yang melelahkan.

Menikmati Air Terjun Nyarai sebaiknya dilakukan ketika musim panas. Sebab jika musim hujan debit air terlalu besar dan airnya terlihat keruh. Tentu soal keamanan mengingat kebecekan dan licinnya jalanan sepanjang menelusuri hutan.

Tempat ini menjadi alternatif bagi mereka sekedar melepaskan kebosanan aktivitas perkotaan seperti saya. Bisa dikatakan surga tersembunyi di balik tenangnya Hutan Gumaran.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA