Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Mar 2018 10:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Gemasnya Monyet di Ubud Monkey Forest

Rizki Ramadan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Area wooden path dengan suasana sejuk di antara pohon yang tumbuh rapat
Area wooden path dengan suasana sejuk di antara pohon yang tumbuh rapat
detikTravel Community - Kalau ke Ubud, sempatkan juga mampir ke Ubud Monkey Forest. Ada ratusan monyet yang hidup bebas di sana.

Mandala Suci Wenara Wana atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ubud Monkey Forest terletak di Desa Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali. Hutan seluas 12,5 hektar ini memiliki ratusan spesies tumbuhan dan yang menjadi ciri khasnya adalah ekosistem ratusan kera bali ekor panjang.

Wilayah hutan ini sangat sakral bagi masyarakat Bali. Selain menjadi wilayah konservasi bagi ratusan kera, hutan ini berfungsi juga sebagai tempat spritual, area pendidikan dan penelitian, dan ekonomi masyarakat dalam pengembangan wisata.

Berkeliling melalui jalanan setapak di area kawasan yang cukup nyaman, wisatawan akan merasakan suasana yang damai dan sejuk. Pohon beringin berdaun rimbun membuat teduh ruang di bagian bawahnya.

Pemandangan kera yang hidup berkelompok akan banyak kita temui. Dari yang berukuran besar hingga yang masih bayi. Kehidupan kera di hutan ini cukup menarik untuk diamati. Beberapa kera sedang menyantap makanan berupa jagung, pisang dan ubi.

Terkadang kera-kera tersebut saling berlawanan atau berkejaran satu sama lain. Sebagian kera ada yang cenderung agresif mendekati wisatawan, terlebih yang membawa makanan atau ketika pengunjung mencoba mengajak berinteraksi dengan kera-kera tersebut.

Di area ini terdapat tiga pura di antaranya Pura Dalem Agung, Pura Beji dan Pura Prajapati yang berada berdekatan dengan area kuburan yang digunakan ketika tradisi ngaben massal dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Pura-pura ini dibangun sekitar abad ke 14 saat kerajaan Bali dikuasai oleh Dinasti Pejeng atau awal Dinasti Gelgel. Pengunjung dapat mengeskplorasi area hutan bagian melewati jalanan setapak menurun.

Akar-akar pohon beringin memenuhi sisi atas dan pinggiran jembatan kecil dengan ornamen patung. Di bagian bawah, trek dengan berbahan kayu (wooden path) menyambungkan sisi jalan bagian atas. Kondisi hutan bagian bawah lebih rapat dengan tumbuhan.

Suasana sejuk damai cukup membuat pengunjung betah berlama-lama dan melihat-lihat aktivitas kera yang hidup berkelompok. Liburan asyik di Bali, Ubud Monkey Forest nampaknya masih jadi salah satu destinasi unggulan yang layak dikunjungi wisatawan.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED