Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Nov 2018 12:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Nan Hijau-hijau dari Kotabaru

Nfadils
d'travelers
Foto 1 dari 5
Cukup membayar Rp. 10.000 untuk masuk dalam kawasan ekowisata ini
Cukup membayar Rp. 10.000 untuk masuk dalam kawasan ekowisata ini
detikTravel Community - Pulau Kalimantan, terkenal akan hutan alamnya yang eksotis, salah satunya Hutan Wisata Meranti di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Yuk ke sini!

Hutan Wisata Merant terletak di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara atau sekitar 11 km dari ibukota Kabupaten Kotabaru. Akses jalan menuju ke kawasan ini, maupun di dalam kawasan hutan meranti sudah beraspal dan bisa dilalui mobil dengan nyaman.

Sesuai dengan namanya, pohon yang ada di kawasan ini adalah pohon meranti putih yang merupakan tanaman endemik Pulau Laut. Tanaman meranti putih atau yang memiliki nama latin yaitu Shorea Polyandra ditanam pada tahun 1976 oleh PT. Inhutani II.

Kawasan ini pada awalnya memiliki luas kurang lebih 300 hektare. Namun sekarang, luas tanaman yang tersisa hanya kurang seluas 8,3 hektare saja sebagai akibat dari adanya perambahan hutan dan illegal logging pada jaman dahulu.

Untuk menjaga kelestarian hutan meranti ini, pemerintah Kabupaten Kotabaru menjalin kerjasama dengan PT. Inhutani II untuk mengembangkan hutan meranti ini sebagai kawasan ekowisata. Disamping itu, kawasan ini terletak dalam kawasan hutan lindung.

Di kawasan ini, traveler bisa bersantai sejenak di tengah hutan yang rindang pada gazebo, atau bermain flying fox dan outbond. Bahkan bisa mengajukan permohonan pada pengelola untuk camping di kawasan ini lho.

Tidak hanya hutan dan pepohonan saja, di kawasan ini juga terdapat penangkaran satwa liar, seperti monyet, kijang, dan burung-burung langka khas Kalimantan, seperti beo dan julang mas.

Objek wisata alam sepeti hutan meranti ini, menjadi favorit wisatawan domestik dan mancanegara. Sebab, Di kawasan Asia, pulau Kalimantan sudah terkenal akan hutannya yang eksotis dan mempesona para wisatawan dan pecinta alam.

Angin yang berhembus di kawasan ekowisata ini cukup kencang, namun saat menjelajah kawasan ekowisata ini saya tidak khawatir, sebab saya selalu sedia tolak angin yang paling pas untuk mengatasi masuk angin dan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.

Untuk masuk dalam kawasan ini tidak perlu merogoh kontong terlalu dalam, sebab setiap pengunjung hanya dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 10.000. Tidak heran pada hari libur maupun akhir pekan kawasan ini menjadi favorit warga sekitar untuk menghabiskan hari libur.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED