Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 02 Des 2018 15:46 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Candi-candi Megah di Siem Reap

Almira Santoso
d'travelers
Foto 1 dari 5
Megahnya Angkor Wat
Megahnya Angkor Wat
detikTravel Community - Siem Reap di Kamboja jadi rumah bagi candi-candi megah peninggalan Kerajaan Khmer di masa lampau. Ada banyak candi cantik yang bisa difoto traveler di sini.

Memiliki masa lalu yang kelam di bawah pemerintahan Khmer, membuat saya penasaran untuk segera berkunjung ke Kamboja. Siem Reap kota yang saya pilih untuk dijelajahi kali ini. Hunting tiket promo, berkemas, dan pergi.

Siem  Reap sebenarnya bisa di lalui melalui jalan darat, dari Bangkok. Cuti yang sudah sisa sedikit ini tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan darat. Maklum sebagai pekerja kantoran hanya diberikan jatah cuti 12 hari setahun, belum lagi dipotong cuti bersama.

Di samping itu mana ada tiket promo di hari-hari besar. Tak lupa siapkan mata uang USD untuk dipergunakan selama di Siem Reap. Walau sebenarnya mereka punya mata uang sendiri yaitu Riel, akan tetapi kenyataannya mulai dari membeli air mineral di warung sampai deposit di hotel, penduduknya lebih memilih menggunakan USD sebagai nilai tukar mereka.

Wisata candi adalah kata yang tepat untuk menggambarkan perjalanan saya kali ini. Siem Reap memang menyimpan berjuta  pesona dengan kemegahan candi-candinya. Sebut saya Angkor Wat. Angkor Wat yang sudah tersohor di penjuru dunia.

Angkor Wat terletak di kawasan Angkor yang merupakan UNESCO World Heritage. Angkor Wat juga dijadikan lambang dalam  bendera Kamboja. Kemegahannya bisa dirasakan ketika saya memasuki pintu gerbangnya.

Jangan malas bangun pagi ya jika ingin menjelajahi kawasan Candi Angkor. Jika sudah siang, panasnya luar biasa. Di samping itu pemandangan Angkor Wat di pagi hari luar biasa indah menambah kesan dramatis untuk penggila fotografi.

Jangan salah, jam 5 pagi di loket tiket, antrinya sudah panjang. Tuktuk saya jadikan alat transportasi hari ini. Selain harganya yang bersahabat, menikmati hembusan angin pagi terasa menyenangkan.

Jangan lupa sebelumnya saya minum Tolak Angin andalan saya. Tolak Angin sangat ampuh untuk mengatasi masuk angin.

Pagi itu saya habiskan untuk mengelilingi kawasan candi Angkor, sekedar berjalan santai untuk menikmati kemegahannya. Jangan lupa kenakanlah pakaian yang sopan demi menghormati umat beragama, karena beberapa candi ini masih aktif digunakan untuk upacara keagamaan.

Selain Angkor Wat, di dalam kawasan Candi Angkor ini ada juga beberapa candi yang tidak kalah megah sebut saja Candi Bayon dan Candi Taprom. Saya akan bahas satu persatu candi ini.

Angkor Wat awalnya dibangun untuk candi agama Hindu tapi lama kelamaan candi ini menjadi candi agama Budha. Candi ini masih aktif menjadi pusat keagamaan, tidak heran ketika saya masuk, saya melihat beberapa bhiksu berjalan memasuki candi ini.

Ketika bertemu, mereka tidak segan untuk menyapa saya dan bertanya dari negara saya berasal, kemudian saya mengambil foto mereka dengan meminta ijin terlebih dahulu tentunya.

Candi Bayon adalah candi kedua di kawasan Angkor yang saya kunjungi setelah selesai mengitari Angkor Wat. Candi Bayon juga dikenal sebagai candi seribu wajah. Dengan melihat candinya, kalian sudah tahu kenapa candi ini disebut candi seribu wajah.

Awalnya Candi Bayon ini merupakan candi Budha, begitu berganti raja berubah menjadi candi Hindu. Sampai akhirnya Candi Bayon ditetapkan sebagai candi Budha.

Matahari kian meninggi dan saya pun bergegas mengunjungi candi selanjutnya. Candi Taprom. Candi ini terkenal dalam film Tomb Rider yang dibintangi Angelina Jolie tahun 2001. Lilitan akar yang seolah-olah memeluk candi-candi ini menggambarkan efek yang mencekam, dramatis, dan Instragamable.

Keren dalam hati saya. Seolah-olah saya berada di dimensi lain. Wisata Candi di kawasan Angkor pun ditutup dengan indah.

Setelah beristirahat sejenak di hotel, saya memutuskan untuk mengunjungi satu candi lagi untuk menutup hari. Candi Bakheng. Candi ini terkenal untuk melihat sunset. Antrian pun sudah panjang untuk menaiki candi ini. Untuk naik ke atas Candi Bakheng ini diharuskan memakai pakaian tertutup.

Sekitar 1 jam saya antri akhirnya giliran saya untuk menaiki tangga. Saya pun berdiam di atas candi ini hanya sekedar memandangi kota Siem Reap sambil menunggu waktu sunset tiba. Sayang sekali kala itu saya tidak bisa menikmati sunset karena matahari tertutup awan.

Perjalanan saya lanjutkan untuk menikmati makanan khas Kamboja, yaitu Amok. Kekecewaan tidak melihat sunset sedikit terbayar dengan lezatnya Amok.

Masih sisa 2 hari kunjungan saya di Siem Reap. Lalu saya pun membuka-buka brosur di hotel. Candi mana lagi yang  belum saya lihat dan jarang dikunjungi wisatawan. Karena kebanyakan Wisatawan hanya mengincar candi di kawasan Angkor. Lalu mata saya pun tertuju ke brosur candi Beng Mealea dan Candi Koh Ker.

Kedua candi ini letaknya agak jauh dari Siem Reap. Beng Mealea berjarak 77 km dari Siem Reap. Tanpa basa-basi saya pun bergegas untuk menyewa mobil. Tidak lama mobil berserta supir pun datang, dan saya pun segera berangkat mengingat waktu tempuh yang tidak sebentar.

Candi Beng Mealea ini jarang dikunjungi turis. Otomatis suasana yang tenang pun bisa kamu dapatkan di sini. Tenang saja walau kurang terkenal dibandingkan candi-candi di kawasan Angkor, Beng Mealea ini tidak kalah bagus.

Berjalan di kawasan candi ini sudah disediakan papan kayu sehingga memudahkan kita sebagai wisatawan untuk berjalan di antara reruntuhan candi. Pohon-pohon besar di samping-samping reruntuhan juga membuat candi ini fotogenik. Candi ini  sebenarnya adalah candi Hindu tetapi ada beberapa pahatannya yang mengarah ke candi Budha.

Setelah makan siang seadanya saya pun melanjutkan perjalan menuju Candi Koh Ker. Candi Koh Ker ini berjarak 130 km dari Siem Reap. Candi ini agak unik dibandingkan dengan candi yang saya kunjungi sebelumnya.

Candi ini menyerupai bentuk piramida. Terdiri dari 7 tingkat dan bisa dinaiki. Tangga kayu juga sudah disediakan untuk memudahkan pengunjung. Pemandangan hutan bisa kalian lihat dari atas candi.

Wisata Candi saya pun rampung, foto-foto yang instagramable juga sudah saya dapatkan. Saatnya pulang dengan berjuta kenangan akan megahnya candi-candi di Siem Reap.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED