Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Des 2018 10:45 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Thailand Rasa Eropa

Almira Santoso
d'travelers
Foto 1 dari 5
Hua Hin Railway Station
Hua Hin Railway Station
detikTravel Community - Hanya butuh waktu 3 jam dari Bangkok kalian sudah bisa seperti berada di Eropa. Itulah rasanya kalau liburan akhir tahun ke Hua Hin, Thailand.

Hua Hin adalah salah satu daerah di selatan Thailand yang berjarak kurang lebih 200 km dari Bangkok. Penduduk kota Bangkok maupun keluarga Kerajaan Thailand menjadikan Hua Hin sebagai weekend gateaway favorit mereka.

Sudah bosan dengan hiruk pikuk Kota Bangkok? Hua Hin bisa dijadikan pilihan untuk melarikan diri sejenak untuk mencari ketenangan. Untuk kalian yang suka dengan tempat-tempat cantik yang instagramable wajib datang ke sini.

Tiga hari dua malam saya rasa cukup untuk melihat apa saja yang ada di daerah ini. Dari Bangkok banyak transportasi yang bisa kalian pilih. Bus dari Suvarnabhumi Airport bisa langsung mengantar kalian ke Hua Hin tanpa harus ke  kota.

Atau jika kalian sudah berada di Kota Bangkok, Anda bisa memilih alternatif transportasi seperti mini van yang tersedia di Victoria Monument Station, kereta api, atau bahkan jika ingin praktis bisa langsung menyewa taksi. Silahkan kalian pilih sesuai budget masing-masing.

Setelah check in, kami pun segera menyewa motor untuk berkeliling Hua Hin. Tidak perlu menunjukkan passport atau SIM kalian sudah bisa menyewa motor di sini. Cukup membayar sewanya di depan untuk pemakaian beberapa hari ke depan.

Penyewaan motor ini sudah termasuk biaya sewa helmnya. Biaya sewanya sekitar Rp 100.000-150.000 per hari, tergantung kelihaian kalian bernego. Saatnya keliling kota Hua Hin sudah tidak sabar rasanya.

Dikarenakan kami ke Hua Hin menggunakan mini van, jadi penasaran dengan stasiun keretanya. Apalagi konon katanya, stasiun ini dibangun untuk anggota kerajaan yang ingin liburan ke Hua Hin, karena jaman dulu belum ada akses untuk ke sini selain menggunakan kereta.

Unik memang bentuk bangunan stasiunnya. Setelah berfoto-foto sebentar, kami pun melanjutkan perjalanan ke salah satu pantai untuk menikmati sunset.

Ambil helm dan nyalakan motor. Hari ini kami menuju Plern Wan. Boleh dibilang Plern Wan merupakan mall dengan konsep terbuka dan bergaya vintage.

Maksud dari terbuka di sini tidak memakai penyejuk ruangan alias AC. Kebanyakan pedagang di sini menjajakan makanan khas Thailand dan suvernir khas Hua Hin. Instagramable deh tempatnya.

Hari mulai malam kami pun beranjak menuju Hua Hin night market untuk sekedar melihat-lihat dan mencari makan. Jika kalian ke Hua Hin di kala Weekend kalian boleh mampir ke Cicada Night Market.

Untuk Hua Hin Night Market mulai buka jam 6 sore, sedangkan untuk Cicada Market mulai buka jam 4 sore. Barang yang dijajakan mulai dari pakaian sampai barang-barang seni termasuk seni kerajinan tangan.

Swiss Sheep Farm, dari namanya saja kalian sudah bisa menebak yah kira-kira tempat apa ini. Harga tiket masuk untuk dewasa sebesar THB 120 atau sekitar Rp 54.000. Sedangkan untuk anak-anak sebesar THB 50 atau sekitar Rp 22.500.

Seperti namanya, tempat ini dibuat seolah-olah kita berada di peternakan domba Swiss serta tanah pertaniannya lengkap dengan kincir angin. Siapa sih yang bisa menolak bermain dengan satwa-satwa lucu menggemaskan?

Aktivitas tersebut bisa dilakukan di sini loh. Dengan hanya cukup membayar THB 30 atau sekitar Rp 13.500, kalian sudah bisa mendapatkan sebotol susu untuk diberikan ke anak-anak domba.

Sedangkan untuk seikat rumput kalian hanya perlu merogoh kocek THB 20. Naik kuda poni juga bisa dilakukan di sini loh! Pokoknya menyenangkan, baik orang dewasa maupun anak-anak bisa menikmatinya.

Tidak terasa hari sudah hampir sore, saatnya beranjak dari yang lucu-lucu menggemaskan ke tempat yang sedikit romantis. Ke Venezia saja yuk! ajak saya. Konsep Venezia ini sendiri sebenarnya plaza untuk berbelanja dengan banyak deretan tok-toko, tapi sayang cenderung sepi dan sudah banyak yang gulung tikar.

Akan tetapi bangunan-bangunan cantik yang masih kokoh bisa tetap dijadikan tempat untuk berfoto-foto kok. Luas Venezia kurang lebih 73.600 s.q.mtermasuk 200 meter 'Grand Canal', dimana kalian bisa menikmati naik gondola yang ikonik layaknya sedang berada diVenesia, Museum 3D, dan juga kebun binatang mini. Malam pun mejelang, lampu-lampu dinyalakan menambah kesan romantis Venezia.

Dua hari sudah kami habiskan di Hua Hin dan sangat menikmatinya. Satu objek wisata lagi untuk dikunjungi sebelum kami kembali ke kebisingan Kota Bangkok. Santorini Park.

Antrian di pintu masuk pun sudah mulai terlihat. Baik orang dewasa, remaja, dan anak-anak. Tempat ini bagi saya surganya untuk remaja-remaja yang hobi difoto, Narsis time!

Bagaimana tidak gedung-gedung di sini dibuat seolah-olah kita sedang berada di Pulau Santorini. Bangunan-bangunan yang identik dengan warna putih dan biru pun menghiasi tempat ini.

Sayang tempat ini dibangun di tengah kota bukan di pinggir pantai dalam hati saya. Akan tetapi tidak apalah, hitung-hitung sedikit pemanasan sebelum menginjakkan kakidi Santorini aslinya.

Memori kamera sudah full saatnya kembali dengan berjuta kenangan.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Liburan Sekolah di Sea World Ancol

Selasa, 25 Jun 2019 06:50 WIB

Di Sea World Ancol, kita bisa liburan sekolah ditemani dengan aneka macam hewan laut. Bahkan kita bisa menyaksikan keseruan pemberian makan di akuarium.