Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 20 Feb 2019 15:44 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Teras Kaca: Memacu Adrenalin di Pantai Nguluran

Foto 1 dari 5
Deburan ombak menghantam tebing
Deburan ombak menghantam tebing
detikTravel Community - Pantai Nguluran di Gunungkidul punya spot atraksi unik lho. Inilah teras kaca yang ekstrem tapi unik.

Berbicara mengenai Daerah Istimewa Yogyakarta tidak akan ada habisnya, terutama mengenai lokasi wisata. Kini sudah semakin banyak lokasi wisata yang ditawarkan bagi para Traveler. Jadi, Traveler tidak perlu khawatir akan kehabisan tujuan jika berkunjung ke Kota Gudeg ini. Mulai dari wisata kota, wisata sejarah, taman hiburan, hingga wisata alam tersedia di Provinsi selatan Jawa ini

Daerah Istimewa Yogyakarta kini sudah menjadi salah satu destinasi bagi para pemburu panorama pantai dan laut. Tidak bisa dipandang sebelah mata, pantai-pantai yang berada di wilayah DIY ini, terbilang memiliki pemandangan yang indah. Bagaimana tidak, pasir putih yang menghampar beradu dengan deburan ombak dari air laut yang hijau kebiruan. Tentunya tidak kalah dengan pemandangan pantai-pantai yang ada di Bali, atau wilayah lain yang terkenal dengan wisata baharinya.

Salah satu wilayah yang terkenal memiliki deretan pantai dengan paduan pasir putih dan birunya laut adalah Kabupaten Gunung Kidul. Di wilayah ini Traveler dapat menemukan pantai-pantai dengan pemandangan indah. Jika tidak cukup hanya satu atau dua pantai, jangan khawatir, Gunung Kidul memiliki puluhan pantai yang bisa Traveler kunjungi. Traveler hanya tinggal memilih sesuai dengan keinginan dan jarak tempuh yang dirasa masih dalam jangkauan.

Meski harus menempuh medan yang berliku, tapi di sepanjang perjalanan Traveler akan disuguhi pemandangan yang indah dengan deretan pepohonan dan jalanan yang bersih, ala luar negeri dengan musim gugurnya. Cuaca yang mungkin terik akan sedikit berkurang dengan melihat pepohonan di sepanjang jalan. Jika Traveler ingin mengisi feed Instagram dengan pemandangan ala jalanan sepi dengan pepohonan di kanan-kirinya, Traveler dapat berhenti sejenak untuk sekedar mengambil foto. Tapi ingat, jangan sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain yaa. Tetap utamakan keselamatan!

Di Gunung Kidul berbagai pantai dapat menjadi pilihan Traveler. Namun, jika pantai berpasir dengan ombak dirasa sudah biasa, Traveler dapat menjajal cara lain menikmati pantai. Kali ini dari ketinggian. Ada Teras Kaca Pantai Nguluran yang dapat Traveler kunjungi. Seperti pantai-pantai di Gunung Kidul pada umumnya, untuk mencapai lokasi ini juga harus menempuh jalur yang cukup berliku. Tetap hati-hati! Jangan terlalu memacu kencang kendaraan, keadaan jalanan yang berkelok membuat pengendara harus lebih berhati-hati.

Di Teras Kaca Pantai Nguluran, Traveler dapat menikmati pemandangan hamparan laut biru yang luas, dengan suara deburan ombak yang sebagian menghantam dan beradu dengan tebing. Jika sedang sepi pengunjung, Traveler dapat menikmati lebih puas lokasi ini. Saran untuk Traveler agar datang berkunjung saat hari biasa, yakni Senin-Jumat. Karena pada saat akhir pekan, kunjungan wisatawan akan meningkat drastis. Spot foto yang instagrammable-pun akan dibuat mengular saat mengantre. Pemandangan indah yang tersaji di lokasi ini, juga membuat lokasi ini menjadi salah satu pilihan untuk foto prewedding. Jangan kaget, jika saat Traveler berkunjung, ada wanita berkostum pengantin lengkap dengan makeup yang didampingi pria berjas dan dikellilingi beberapa fotografer. Kalau sudah begini, Traveler harus siap mengantre sedikit lebih lama.

Di sini Traveler dapat berfoto di spot-spot yang telah disediakan. Beberapa spot foto disediakan secara cuma-cuma alias gratis, namun beberapa spot (yang bisa dibilang unggulan) akan dikenakan tarif dengan penerapan nomor antrean sesuai dengan urutan pembelian tiket di spot-spot foto tersebut. Untuk dapat berfoto di jembatan atau teras kaca, Traveler akan dikenakan biaya Rp 20 ribu per orang, untuk jembatan kaca berpentuk kapal Rp 30 ribu per orang, kursi raksasa Rp 20 ribu per orang, dan becak terbang Rp 10 ribu per orang. Waktu untuk berfoto juga dibatasi, hanya sekitar 2-3 menit per orang, jadi Traveler harus bersiap untuk berburu angle-angle terbaik dalam waktu singkat.

Untuk berfoto di jembatan kaca, Traveler tidak diperbolehkan menggunakan alas kaki yang Traveler kenakan. Hal ini tentunya dikarenakan untuk menjaga agar jembatan kaca tetap terjaga. Jangan khawatir Traveler akan “nyeker†alias bertelanjang kaki, pihak pengelola telah menyiapkan sandal khusus dengan alas kain yang halus, sehingga tidak mudah merusak permukaan kaca. Traveler dapat melepas alas kaki Traveler dan menggantinya dengan sandal berbagai warna yang telah disiapkan tersebut.

Traveler yang sangat takut dengan ketinggian, tidak disarankan untuk berfoto di atas jembatan kaca yaa. Namun jika Traveler penasaran, tidak ada salahnya untuk mencoba. Traveler yang takut ketinggian akan merasakan sensasi ketegangan saat melangkah ke tengah hingga ujung jembatan, karena pemandangan dari atas jembatan adalah lereng tebing yang curam dan berbatu. Namun hal ini tentunya akan terbayarkan dengan melihat pemandangan laut lepas dari atas ketinggian. Deburan ombak yang terlihat langsung di bawah Traveler juga terlihat cantik saat beradu dengan bebatuan di bawah tebing.

Tidak disarankan datang ke lokasi ini saat tengah hari, atau siang bolong. Selain cuaca yang terik akan mengganggu aktivitas, proses untuk berburu foto bagus juga bisa terganggu, karena sumber cahaya berada tepat di atas kepala. Disarankan untuk datang ke tempat ini saat pagi atau sore hari. Jika datang saat sore, tidak ada salahnya untuk sekalian menunggu pemandangan matahari terbenam di sini. Tidak kalah cantik dengan lokasi berburu senja di pantai berpasir. Justru Traveler dapat menikmati matahari terbenam dengan cara yang berbeda di sini.

Khawatir sulit akomodasi untuk datang ke sini? Sekarang Traveler tentu tidak perlu khawatir. Bagi Traveler yang berada di luar kota, kini tidak perlu lagi bersusah payah untuk mencari tiket dengan tujuan Yogyakarta. #semuaadatiketnya! Baik pesawat maupun kereta, bahkan bus atau shuttle, semua tersedia. Jadi Traveler idak perlu khawatir lagi. Ada tiket.com yang dapat mempermudah Traveler untuk mencari dan menemukan tiket dengan harga yang sesuai dengan kantong Traveler. Jangan lupa untuk selalu mengecek promo dari tiket.com. Promo-promo tersebut akan mengurangi beban Traveler pada biaya perjalanan loh!

Tidak hanya itu, tiket.com juga menyediakan fitur untuk Traveler mencari hotel yang sesuai dengan kebutuhan, mulai dari harga hingga fasilitas. Bahkan kini, untuk mempermudah Traveler saat berada di lokasi wisata, tiket.com juga menyediakan fitur untuk Traveler menemukan rental mobil. Dengan harga terjangkau dan tambahan promo, hal ini tentunya akan sangat mempermudah dan mengurangi beban biaya perjalanan Traveler.

Perjalanan ke luar kota, bahkan ke luar pulau, mungkin akan memakan biaya yang tidak sedikit. Namun dengan beragam fitur dan promo yang disediakan tiket.com, biaya tersebut dapat sedikit terpangkas. Berdasarkan pengalaman, beberapa kali pesan tiket pesawat dan kereta api menggunakan tiket.com, termasuk penggunaan promonya, cukup dapat memangkas biaya perjalanan, terutama bagi backpacker based on budget seperti saya. #semuaadatiketnya dengan harga yang bersahabat dan kemudahan akses yang ditawarkan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED