Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 15 Mei 2019 11:01 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Ngabuburit Asyik di Bukit Selo Langit

Brigida Emi Lilia
d'travelers
Foto 1 dari 5
Dua orang petugas yang membantu mengambil foto berada di atas pohon.
Dua orang petugas yang membantu mengambil foto berada di atas pohon.
detikTravel Community - Menunggu waktu berbuka, alias ngabuburit bisa traveler habiskan di Bukit Selo Langit. Inilah tempat wisata di Yoggya yang belum banyak orang tahu.

Salah satu wisata yang bisa menjadi pilihan adalah wisata menggunakan jeep menyusuri daerah-daerah di sekitar Candi Prambanan. Ada banyak pilihan trip dengan waktu yang bisa disesuaikan. Pagi hari atau sore hari adalah waktu yang pas, dimana cuaca tidak terlalu panas.

Saat mengikuti wisata jeep beberapa waktu yang lalu, salah satu tempat yang saya kunjungi adalah Bukit Selo Langit. Selo Langit sendiri terletak di Dusun Gedhang Atas, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Daya tarik utama bukit ini adalah sunrisenya serta pemandangan ketinggian dengan obyek utama Gunung Merapi. Saat sampai di tempat ini, pengunjung tidak perlu berjalan jauh karena dari tempat parkir lokasinya sangat dekat.

Ada beberapa spot foto di sini. Yang utama adalah sebuah batu besar yang terletak dipinggir bukit sehingga saat berada di atasnya, kita akan melihat pemandangan yang indah. Jika ingin mendapatkan foto dengan sudut yang pas, ada petugas yang akan membantu mengambil foto.

Petugas yang berada di atas pohon akan menurunkan ember dan pengunjung bisa memasukkan HP atau kamera ke ember itu, sehingga petugas bisa mengambil foto. Untuk jasa ini, tidak dikenakan tarif tertentu, pengunjung bisa memberi yang jasa sukarela yang bisa dimasukkan ke dalam ember saat petugas mengembalikan HP atau kamera.

Bukit Selo langit yang dikembangkan sebagai tempat wisata ini sebenarnya merupakan gunung api purba. Tebing wisata Selo Langit dulunya merupakan bibir kawah purba yang usianya jutaan tahun.

Menurut penelitian, bebatuan di kawasan ini berumur paling tua sekitar 18 juta tahun. Namun kita tidak dapat melihat bentuk gunung api purba secara utuh seperti halnya Gunung Api Purba Nglanggeran karena akibat proses yang cukup lama, membuat kawasan ini lebih menyerupai perbukitan.

Di tempat ini selain terdapat spot selfie juga sudah dilengkapi dengan kamar mandi dan gazebo untuk beristirahat. Pepohonan yang terdapat di sini juga meneduhkan suasana bukit di siang hari. Setelah puas berfoto dan menikmati pemandangan, saya pun meninggalkan tempat ini. Suatu saat saya akan kembali untuk menikmati matahari terbit dari tempat ini.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED