Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 25 Okt 2019 11:19 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Myanmar juga Identik dengan Pertunjukan Marionette

Muchamad Irfan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pemain musik
Pemain musik
detikTravel Community - Wayang dan boneka bisa dikatakan sebuah seni yang universal, seni ini terdapat di banyak negara. Myanmar juga memilikinya dan biasa tampil di Mandalay Marionettes and Cultural Show.

Lokasi teater ini berada di tengah kota tepatnya di 66th St Between 26th & 27th St Mandalay, Myanmar. Saat kami tiba di tempat ini pertunjukkan akan dimulai.

Harga tiket untuk pertunjukkan ini 10.000 kyat/orang. Pengunjungnya rata-rata adalah wisatawan luar negeri.

Saat panggung dibuka nampak di atas panggung seorang ibu mengenakan pakaian tradisional Myanmar memainkan alat musik khas pula, sekilas mirip harpa namun ukurannya lebih kecil dan bentuknya lebih melengkung dari harpa.

Selain itu bila harpa diletakkan di sisi pemain maka alat music ini justru diletakkan diatas paha pemain yang duduk. Dengan lincahnya jari-jari tangannya bermain di antara senar-senar dan terdengarlah alunan musik yang indah.

Setelah itu seorang gadis mengenakan penutup kepala dan sarung menarikan tarian Mynmar yang energik dan selaras dengan alunan musik. Pertunjukkan ini mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari seluruh pengunjung yang hadir.

Akhirnya tibalah kita di acara utama yang pertunjukkan boneka marionette. Ada 3 orang pria mengenakan pakaian khas Myanmar berwarna putih dengan penutup kepala diapit seorang wanita berpakaian putih dengan kain diselempangkan dipundaknya.

Keempat orang ini memegang benang yang terhubung ke boneka-boneka marionette. Dengan diiringi musik dan narasi mereka menggerak gerakan boneka sesuai dengan jalan cerita yang disampaikan.

Umumnya, cerita yang diambil adalah cerita rakyat Myanmar yang mengambil masa di zaman kerajaan dan ajaran agama Buddha. Dalam kisah tersebut akan ada tokoh seperti seperti raja, ratu, penyihir, putri raja, pangeran, ogre (siluman jahat), kuda, naga, dan makhluk lainnya.

Tema yang diambil adalah peperangan antara kebaikan melawan kejahatan dan meskipun pihak yang benar itu pada awalnya kalah, pada akhirnya mereka akan menang. Untuk memudahkan penonton mengetahui jalan cerita diberikan penjelasan dalam Bahasa Inggris.

Pertunjukkan ini sangat menarik hingga tidak terasa waktu 1 jam terlewati. Tepuk tangan penonton yang meriah mengiringi akhir pementasan acara ini. Sebelum meninggalkan teater sempatkanlah berfoto bersama salah seorang pemain boneka Marionett.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA