Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 22 Nov 2019 17:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Watu Giring, Bekas Pertambangan yang Instagramable

Yasa Sidik Permana
d'travelers
Foto 1 dari 5
Salah Satu Sudut Watu Giring
Salah Satu Sudut Watu Giring
detikTravel Community - Dikenal sebagai Kota Gudeg hingga pelajar, Yogyakarta juga punya aneka objek wisata. Salah satunya adalah ex tambang yang Instagramable ini.

Membahas pariwisata di seputaran Yogyakarta tidak ada habisnya, sangat banyak pilihan destinasi yang masing-masing memiliki daya tarik tersendiri, sehingga Kita tidak akan bosan ketika mengunjungi Yogyakarta berkali-kali, karena selalu ada rasa rindu untuk datang kembali.

Bagi teman-teman yang ingin berkunjung ke Yogyakarta dan masih binggung ingin menggunakan transportasi apa, langsung buka tiket.com saja. Dengan memasuki site atau download aplikasi tiket.com teman-teman bisa langsung memesan segala kebutuhannya ketika traveling mulai dari transportasi keberangkatan-kepulangan, penginapan hingga trasnportasi untuk berkelilng di kota tujuan.

Salah satu wisata andalan Yogyakarta adalah wisata alam, banyak sekali pilihan wisata alam di Yogyakarta, mulai dari wisata alam yang masih alami seperti pantai, air terjun, gunung, dan lainnya, lalu ada juga wisata alam buatan manusia yang tidak kalah menarik, seperti gardu pandang, spot foto dengan latar gemerlap lampu kota dan lain sebagainya.

Selain 2 jenis wisata yang sudah disebutkan di atas, Yogyakarta juga memiliki lokasi wisata yang dulunya adalah area pertambangan. Ya, di Yogyakarta terdapat beberapa wisata yang dulunya adalah bekas tambang/area pertambangan yang sudah berhenti beroprasi dan kini disulap dengan apik dan diberikan fasilitas penunjuang sehingga menjadi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Salah satu wisata dari bekas tambang/area pertambangan di Yogyakarta adalah Watu Giring yang terletak di Desa Jelok, Kelurahan Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul via kendaraan roda dua mau pun roda empat.

Jika masih belum familiar dengan Gunung Kidul (terutama untuk wisatawan luar kota) Kita bisa mencarinya melalui Google Map. Watu Giring adalah bekas pertambangan bebatuan alam, di mana para penambang mengambil bebatuan dengan cara dipotong kecil-kecil dan memanjang sehingga bebatuan di Watu Giring bertekstur seperti anak tangga.

Daya Tarik dari Watu Giring adalah bebatuannya yang sangat Instagramable. Bentuk yang menyerupai anak tangga dan memiliki area cukup luas, sehingga tidak perlu khawatir akan kehabisan spot untuk berfoto karena setiap sudutnya memiliki bentuk yang unik dan menarik.

Jika kita berkunjung pada siang hari jangan takut akan panas matahari yang membakar kulit, karena di Watu Giring sudah disediakan beberapa gazebo untuk Kita berteduh ataupun beristirahat sejenak. Berkunjung sore hari menjadi pilihan dari kebanyakan wisatawan. Alasannya, matahari sudah tidak terlalu terik sehingga hasil foto menjadi lebih maksimal.

Untuk saat ini belum ada tiket masuk lokasi wisata Watu Giring. Kita hanya dikenai karcis parkir Rp 2.000 untuk roda dua dan Rp 5.000 untuk roda empat.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA