Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 02 Agu 2020 18:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Romantisme Malam di Melaka

Lena Ellitan
d'travelers
Foto 3 dari 5
Gemerlapnya lampu di sepanjang bibir sungai menciptakan suasana romantis di malam hari.
Gemerlapnya lampu di sepanjang bibir sungai menciptakan suasana romantis di malam hari.
detikTravel Community -

Melaka adalah salah satu kota bersejarah di wilayah Semenanjung Malaysia. Suasana malam di kota ini sungguh romantis dan sarat nilai historis.

Cerita tentang Melaka juga tak pernah surut seakan kota ini tak pernah lekang dimakan zaman. Melaka menjadi semakin popular setelah tahun 2008 menyandang World Heritage City dari UNESCO.

Di wajah Melaka kita dapat melihat perpaduan tiga negara Eropa yakni Portugis, Belanda, dan Inggris. Menurut sejarah Melaka pada awalnya menjadi tujuan utama para penjelajah.

Namun dalam perkembangannya kemudian berubah arah menjadi semangat kolonisasi bangsa kulit putih di mada itu. Jejak sejarahnya dapat kita lihat runtut di Muzium Samudera Melaka.

Sungai Melaka memang pintu masuk perdagangan, sekarang menjadi pusat wisata di kota ini. Gambaran Melaka masa lalu di Musium Samudera menunjukkan bahwa sudah sejak ratusan tahun lalu kapal-kapan hilir mudik di sungai ini mengantarkan komoditi berharga untuk dinaikkan ke kapal besar yang parkir di lautan.

Saat ini tinggal perahu wisatawan yang hilir mudik dari siang sampai ke malam hari. Menikmati suasana malam di Melaka tak pernah membosankan walalupun sudah beberapa kali saya singgah di tempat ini.

Sekedar berdiri di tepian sungai atau nongkrong di pinggir jalan dan memperhatikan lalu lalang kendaraan adalah sangat mengsikkan. Kita juga masih dapat menikmati rombongan trishaw penuh lampu yang tampil beda dengan di siang hari. Seolah melakukan konvoi mereka berarak keliling kota atau menuju tempat ramai dan menunggu wisatawan dan menawarkan jasanya.

Ketika melihat tayangan berita-berita di TV baik tempatan dari Malaysia atau di channel TV asing lainnya, saat pandemic tempat ini menjadi sunyi sepi. Pastinya warga setempat juga merindukan Melaka ramai seperti sedia kala.

Semoga tempat ini masih menarik bagi penjelajah maupun wisatawan yang ingin mendatangi Melaka di masa akan datang.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA