Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 28 Mei 2020 11:48 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Mengenang Serunya Festival Gerobak Sapi di Prambanan

Foto 1 dari 5
Deretan sapi-sapi yang akan bertanding.
Deretan sapi-sapi yang akan bertanding.
detikTravel Community -

Terletak sekitar 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, Candi Banyunibo merupakan salah satu candi budha yang berada di wilayah Prambanan, tepatnya di Komplek Candi Banyunibo Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman.

Prambanan merupakan kawasan yang dikenal memiliki banyak candi sehingga tidak dipungkiri lagi kegiatan pariwisatanya yang tinggi. Meskipun demikian, terdapat candi yang masih jarang dikunjungi wisatawan yang justru sebenarnya banyak hal menarik di dalamnya.

Seperti candi-candi pada umumnya yang kerap dijadikan tempat untuk mengadakan acara seperti festival musik, kesenian, maupun acara budaya lainnya yang mengundang minat wisatawan. Di Candi Banyunibo juga terdapat festival unik yang tidak kalah dengan candi lain, dan tentunya tidak boleh kita lewatkan.

Salah satu festivalnya yaitu Festival Gerobak Sapi. Festival yang digelar pada hari Minggu (29/09/2019) lalu ini, atas kerjasama Bajingers Community dengan Dinas Pariwisata DIY. Bajingers berasal dari kata 'bajingan' yang merupakan sebutan untuk seseorang yang mengendarai gerobak sapi.

Para 'bajingan' sebelumnya telah mendandani gerobak sapi mereka semenarik mungkin dan juga menyiapkan kondisi sapi agar siap mengikuti perlombaan yang ada.

Antusiasme tampak sangat besar terlihat baik dari pengunjung dalam maupun luar daerah yang mencapai ribuan. Adanya sapi-sapi yang berjejer memenuhi lapangan menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung karena tidak hanya dapat berfoto, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan hewan mamalia ini yang tentunya harus dengan jarak yang aman.

Selanjutnya 'bajingan' bersama sapi yang pada bagian belakang sudah menggunakan gerobak akan dipanggil satu persatu berdasarkan nomor urut untuk dinilai berdasarkan penampilan gerobak. Kemudian sapi-sapi melanjutkan perjalanan untuk melakukan pawai keliling.

Menariknya, pengunjung memperoleh kesempatan untuk ikut naik dan berkeliling. Tentunya momen berkesan ini tidak disia-siakan oleh pengunjung. Mereka berbondong-bondong untuk dapat merasakan naik gerobak sapi dan berkeliling.

Setelah sapi-sapi berkeliling, mereka kembali lagi ke lapangan untuk melanjutkan perlombaan terakhir yaitu lomba balap gerobak sapi. Dalam balapan ini sapi-sapi dituntut memiliki kecepatan dan ketahanan fisik yang baik agar menjadi yang terdepan.

Tidak hanya itu para 'bajingan' juga diharuskan memiliki kontrol penuh terhadap sapi mereka agar tidak membahayakan ketika berlari di jalur lintasan yang dikelilingi penonton.

Peserta lomba foto dan video dokumentasi berlomba-lomba mengambil angle-angle demi mendapatkan momen ketika para 'bajingan' dan sapi-sapi mereka berlomba.

Acara diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba gerobak sapi dari kategori lomba karnaval gerobak sapi hias, lomba balap sapi, dan gerobak sapi kostum. Sementara untuk pengumuman lomba umum kategori fotografi dan video dokumentasi diumumkan kemudian hari.

Festival yang diadakan setiap tahun ini, bertujuan untuk menaikkan gairah pariwisata di Yogyakarta khususnya di Candi Banyunibo, sekaligus dengan acara ini masyakarat dapat lebih mengenal dan melestarikan budaya yang sudah ada sejak dulu yaitu transportasi tradisional gerobak sapi.

 

----

Traveler Punya pengalaman Traveling di berbagai tempat menarik? Kirim Artikelmu di Link Ini



BERITA TERKAIT
BACA JUGA