Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 06 Jun 2020 12:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Halo Traveler! Dapat Salam Nih dari Pantai Clungup

Arif wahyu maulana
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pantai Clungup
Pantai Clungup
detikTravel Community -

Pantai Clungup mungkin kurang populer untuk liburan. Tapi karena sepi, pantai ini justru jadi hidden gem.

Pantai jadi tetap indah dan bersih dari sampah wisatawan. Jika pun ada beberapa potong sampah, itu adalah sampah alami berupa serpihan kayu dan ranting pohon yang terdampar terbawa ombak.

Pantai Clungkup, walau terletak di sisi selatan Pulau Jawa, tidak memiliki ombak besar, seperti pantai lainnya. Setidaknya sampai 500 m ke tengah laut, ombak tetap tenang. Hal ini karena pantai terlindung oleh beberapa pulau kecil di depan pantai.

Pantai Clungup menyatu dengan Pantai Gatra dengan karang-karang yang unik di sebelah selatan. Ketika surut Pengunjung bisa menuju Pantai Gatra melewati lautan pasir Clungup. Lautan pasir inilah yang menjadi batas antara Clungup sisi barat dan timur.

Keberadaan tiga pulau kecil dan karang-karang, tidak hanya berdampak pada ombak yang tenang. Keberadaan pulau-pulau itu juga mempercantik panorama pantai ini. Komposisi alam tertata dalam harmoni yang indah. Kombinasi antara perbukitan, kebun penduduk dan lebatnya hutan bakau, bagai komposisi warna dalam makeup di wajah seorang gadis manis.

Lokasi Pantai Clungup

Pantai Clungup adalah salah satu pantai di Kabupaten Malang yang masih termasuk pantai baru. Terletak di tepi Samudera Indonesia, tepatnya di Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Rute Menuju Pantai Clungup

Pantai Clungup terletak 72 km dari Kota Malang. Untuk sampai ke pantai ini, setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam menggunakan kendaraan bermotor.

Rute ke pantai Clungup, sama dengan Rute ke Goa Cina. Perjalanan bisa dimulai dengan ke arah Turen hingga bertemu papan petunjuk arah pantai di sebuah pertigaan. Dari pertigaan tersebut, ambil arah ke kiri ke Pantai Sendang Biru. Berjalan terus hingga menemukan papan petunjuk jalan ke Pantai Clungup.

Ikuti petunjuk tersebut hingga sampai di sebuah desa tempat kantor Clungup Mangrove Conservation. Dari sini, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 1 km untuk menuju lokasi.

Rute alternatif juga bisa melalui Pantai Balekambang. Dari Kota Malang ke Gondanglegi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bantur hingga sampai di perempatan sebelum masuk Balekambang. Belok kiri, ikuti terus Jalan Lintas Selatan tersebut hingga sampai di depan Clungup Mangrove Conservation.

1. Snorkeling

Panorama bawah laut di Pantai Clungup dan sekitarnya sangat menawan, tentu saja sangat sayang untuk dilewatkan. Anda akan diantar menuju spot snorkeling terbaik di wilayah pantai Clungup oleh pemandu lokal dengan menggunakan perahu.

Tersedia cukup banyak perahu yang dapat kita sewa untuk menuju lokasi snorkeling. Perahu itu umumnya adalah perahu nelayan yang sedang singgah di pantai itu.

Spot ini merupakan satu satunya spot diving di Malang. Untuk kegiatan olah raga air seperti snorkeling, pengunjung bisa menyewa alat snorkeling pantai clungup dengan membayar Rp 15.000 per orang.

Paket itu sudah termasuk baju pelampung, kaca mata dan alat bantu nafas. Kamu bisa berenang dan melihat keindahan bawah laut pantai Clungup secara langsung dan akan menjadi pengalaman yang menyenangkan.

2.Camping

Lokasi pantai yang asri dan lengang, sangat cocok bagi pengunjung yang menyukai camping. Selain keindahan pantainya, suasananya yang sepi membuat hati pengunjung tenang. Sayangnya di pantai ini sulit menemukan air bersih. Karena itu sebaiknya membawa bekal air yang cukup banyak dari rumah.

Pantai ini sepi, hampir tidak ada orang lewat di pantai ini, bahkan penduduk lokal sekalipun. Biasanya hanya ada petani warga sekitar yang sedang memancing atau bekerja di kebun mereka.

karena di pantai-pantai tersebut disediakan persewaan tenda dan juga lahan. Harga untuk sewa tenda dihargai Rp 25.000 untuk satu tenda. Sementara untuk sewa lahan juga dikenai biaya Rp 25.000.

3.Pemandangan yang indah

Panorama Pantai ini sangat indah. Pemandangan lepas pantai berupa tiga pulau kecil dan karang berserakan memanjakan setiap mata yang memandang. Suasana pantai masih sangat alami. Untuk pengunjung yang suka aktivitas outdor, dapat mencoba memanjat salah satu pulau karang. Namun tetap kewaspadaan harus dijaga. Karena karang itu cukup tajam.

Sejauh mata memandang, terlihat keasrian panorama Pantai Clungup yang sangat berbeda dari pantai-pantai lain. Di sekitar pantai masih banyak terdapat hutan bakau yang masih lebat. Bila ingin ke Pantai Goa China bisa berjalan ke sisi kanan dari Pantai Clungup.

Pengunjung tidak akan menyesal setelah mendatangi dan menikmati keindahan Pantai Clungup ini.

Untuk menuju Clungup sisi barat yang menuju arah Pantai Mbangsong dan Tiga Warna, pengunjung harus seijin dan didampingi petugas. Karena terdapat area konservasi lainnya: Penyu dan Terumbu Karang. Area camping hanya diperbolehkan di sekitar Clungup dan Pantai Gatra.

4.Wisata dan Tanam Mangrove

Berwisata tidak selalu hanya bersenang-senang semata. Tidak pula selalu identik dengan merusak lingkungan. Di lokasi ini wisata justru menjadi bagian dari kegiatan pelestarian alam. Salah satu paket wisata di pantai ini adalah wisata menanam mangrove. Kegiatan ini ditujukan untuk merecovery lahan yang sudah rusak sehingga bisa hijau kembali.

Awalnya, mungkin pengunjung akan mengira kegiatan menanam mangrove bukan tawaran yang menarik. Namun menurut penuturan pengunjung yang sudah pernah mengikuti kegiatan ini, itu hanya awalnya saja. Setelah diawal dengan sedikit memaksa turun dan akhirnya nyemplung ke rawa pesisir Pantai Clungup, sensasinya mulai terasa.

Apalagi kegiatan wisata edukasi yang oleh pengelola, kelompok pecinta lingkungan Bakti Alam Sendang Biru (BASB), itu dilakukan beramai-ramai. Senda-gurau beriring menapaki lumpur, membuat perjalanan sulit itu terasa menyenangkan. Lumpur yang menyimpan “ranjau-ranjau†pecahan cangkang kerang atau kepiting tidak menjadi halangan yang berarti.

Lokasi edukasi menanam mangrove diarahkan oleh pengelola ke zona yang masih kosong atau vegetasi nya renda. Pemilihan lokasi itu supaya tujuan konservasi tercapai. Dalam wisata ini, pengunjung tidak diajak menanam terlalu banyak. Masing-masing anggota rombongan diberi hanya beberapa batang bibit mangrove dengan tinggi sekitar 25-40 centimeter.

Pantai ini jam operasional nya 24 jam. Hal ini berhubungan dengan adanya kegiatan camping yang juga difasilitasi di lokasi ini.

Sebagai pantai yang tergolong sepi, Clungup tidaklah menyediakan fasilitas selengkap layaknya pantai yang lebih populer dikunjungi di Kabupaten Malang.

Jika beruntung, pengunjung dapat menyewa perahu nelayan yang berlabuh. Perahu yang disewa bisa dimanfaatkan untuk penjelajahan, snorkeling atau scuba diving. Di pantai Clungup sudah ada fasilitas penyewaan perlengkapan Snorkeling. Sedangkan untuk Diving, pengunjung masih harus membawa sendiri.

Fasilitas penunjang publik yang tersedia adalah tempat parkir dan area berkemah yang cukup luas. Areal perkemahan dilengkapi dengan toilet serta tungku api. Mengingat tidak adanya penjual makanan, pengunjung harus membawa bekal makanan dari luar.

Harga tiket masuk Pantai Clungup sangatlah terjangkau yakni Rp 6.000. Bagi yang membawa sepeda motor bisa memarkir kendaraan dengan biaya Rp 3.000. Sementara itu membayar Rp 5.000 untuk parkir kendaraan roda empat. Ada juga tour guide Rp 100.000 untuk kuota 10 orang.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA