Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam

- detikTravel
Rabu, 27 Feb 2013 18:05 WIB

Makassar - Jangan lewatkan benteng kuno Fort Rotterdam kalau Anda traveling ke Makassar, Sulawesi Selatan. Makassar bisa seperti sekarang ini, semua jejaknya tersimpan rapi di sana.

Di depan Fort Rotterdam, pengunjung disambut sebuah patung Sultan Hasanuddin yang tengah menunggang kuda berada di sebelah kanan pintu masuk. Sebuah susunan huruf besar juga tampak jelas bertuliskan, FORT ROTTERDAM tertanam di halaman depan menyambut para pengunjung (Iqbal/detikTravel)
Memasuki bagian dalam Fort Rotterdam, pengunjung disambut sebuah taman hijau nan asri yang berada di tengah-tengah benteng. Taman itu dikelilingi oleh bangunan tua bertingkat 2, sementara tembok setinggi sekitar 3 meter tampak mengelilingi kawasan Fort Rotterdam ini (Iqbal/detikTravel)
Fort Rotterdam atau dikenal juga dengan Benteng Ujung Pandang, terletak di Jalan Ujung Pandang No 1, Kota Makassar. Lokasi wisata ini hanya berjarak sekitar 1 Km dari Pantai Losari, 30 menit Bandara Sultan Hasanuddin (Iqbal/detikTravel)
Secara umum bangunan-bangunan di dalam kawasan Benteng Fort Rotterdam berada dalam kondisi utuh dan terawat. Bahkan di tengah-tengah benteng, tepatnya sekitar taman terdapat sebuah bangunan yang di depannya biasa dibangun sebagai panggung untuk pagelaran seni. Sangat menarik (Iqbal/detikTravel)
Adalah Museum La Galigo, sebuah museum berlantai 2 di dalam kawasan benteng Fort Rotterdam yang menyimpan bukti-bukti dan catatan sejarah perkembangan hidup masyarakat Sulawesi Selatan. Setiap pengunjung yang memasuki musem dikenakan tiket Rp. 5.000 bagi dewasa dan Rp 3.000 bagi anak-anak (Iqbal/detikTravel)
Begitu pengunjung memasuki ke dalam museum, aroma kehidupan masa lalu masyarakat Sulawesi Selatan sangat kental terasa ketika dihadapkan pada benda-benda dan naskah sejarah masyarakat Sulsel. Di dalam museum yang relatif hening suasananya, terdapat koleksi benda-benda dari mulai zaman prasejarah (Iqbal/detikTravel)
Benda-benda bersejarah ditampilkan dalam kotak kaca besar maupun etalase-etalase, antara lain adalah kapak, mata panah, perhiasan, patung dan masih banyak lagi. Selain benda-benda kuno, Museum La Galigo juga menampilkan sejarah hidup masyarakat Sulawesi Selatan yang ditampilkan dengan model rumah adat (Iqbal/detikTravel)
Museum ini juga menampilkan kehidupan mata pencaharian masyarakat setempat yang mayoritas adalah pelaut. Sebuah miniatur kapal Pinisi terpajang di salah satu sudut museum menggambarkan bagaimana masyarakat Sulawesi Selatan sejak dulu memang seorang pelaut ulung (Iqbal/detikTravel)
Bastion Bone, salah satu tempat di Fort Rotterdam. Benteng Fort Rotterdam dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-9 yang bernama I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa'risi' kallonna. Benteng Fort Rotterdam yang jika dilihat dari udara, tampak menyerupai seekor penyu yang akan masuk ke pantai (Iqbal/detikTravel)
Wisatawan penghobi fotografi pasti akan betah berada di Fort Rotterdam. Banyak tempat yang menarik untuk dijadikan objek foto di tempat wisata sejarah ini (Iqbal/detikTravel)
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Fort Rotterdam, Wajah Makassar Masa Silam
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads