Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Kamis, 18 Apr 2013 10:00 WIB

Kuching - Sebagai ibukota Negara Bagian Serawak di Malaysia, Kuching digemari wisatawan karena kebersihan dan suasana yang nyaman. Cara paling baik berkeliling Kuching adalah naik sepeda. Siap?

Sepeda bisa disewa di kantor Sarawak Tourism Board yang ada di kawasan Waterfront. Ini adalah Jalan Pudungan alias Chinatown, salah satu spot yang paling asyik dilewati naik sepeda. (Sastri/detikTravel)
Para peserta ekspedisi Women Across Borneo menjelajah Kota Kuching beriringan, dipimpin oleh guide dari Sarawak Tourism Board. Jalanan mulus dan cukup lengang, kendaraan pun tak ada yang membunyikan klakson karena bunyi itu tak lumrah bagi warga Kuching. (Sastri/detikTravel)
Para peserta ekspedisi Women Across Borneo bersiap gowes di depan kantor Sarawak Tourism Board. Tur keliling kota akan memakan waktu sekitar 2,5 jam, dimulai pukul 09.45 waktu setempat. (Sastri/detikTravel)
Para peserta menunggu waktu menyeberang. Tak sulit untuk menyeberang jalan di Kota Kuching, naik sepeda sekalipun. Walaupun banyak mobil melaju kencang, jalanan cukup lengang. Mereka juga dengan murah hati mau berhenti kalau tangan kami melambai sebelum menyeberang. (Sastri/detikTravel)
Kawasan esplanade, atau Padang Merdeka adalah pusat Kota Kuching. Letaknya tak jauh dari Waterfront, dan punya pohon-pohon hijau yang rimbun. Bersepeda melintasi jalan ini tak akan terasa melelahkan karena udara yang bersih(Sastri/detikTravel)
Sarawak Museum adalah museum yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Di dalamnya terdapat peninggalan sejarah kedatangan Inggris dan seluk-beluk James Brooke, satu-satunya orang kulit putih yang pernah memerintah Provinsi Sarawak (Sastri/detikTravel)
Para peserta Women Across Borneo berpose di gerbang masuk Jalan Pudungan alias Chinatown. Nuansa merah-emas menambah semarak kawasan yang sangat ramai saat Tahun Baru Imlek ini. (Sastri/detikTravel)
Seperti kota-kota lain, Chinatown adalah kawasan yang paling dicari wisatawan. Di sini Anda bisa menemukan penginapan, makanan, suvenir, dan keperluan traveling lainnya dengan harga murah. (Sastri/detikTravel)
Gerbang di sisi lain Chinatown. Di samping gerbang ini terdapat patung kucing raksasa berwarna putih yang mengenakan topi dan syal dari kain lokal. (Sastri/ detikTravel)
Inilah jembatan tertua di Kota Kuching, disinyalir ada sejak abad ke-18. Letaknya di dekat Kampong Bintangor, pemukiman warga yang sama tuanya. Mereka hidup di bantaran Sungai Bintangor, di dalam rumah-rumah kayu bergaya victoria. (Sastri/detikTravel)
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Cara Paling Asyik Keliling Kuching, Ya Naik Sepeda!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads