Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 27 Mei 2018 03:44 WIB

PHOTOS

Foto: Gua Suku Kanibal di Fiji

Shinta Angriyana
detikTravel

Suva - Kepulauan Fiji di Samudera Pasifik tidak hanya punya pulau dan pantai cantik. Ada sejarah mengerikan berupa gua milik suku kanibal.

Inilah Gua Naihehe. Dulunya, menjadi tempat persembunyian suku kanibal di Kepulauan Fiji (jemesalee/Instagram)
Inilah Gua Naihehe. Dulunya, menjadi tempat persembunyian suku kanibal di Kepulauan Fiji (jemesalee/Instagram)
Pintu masuknya kecil. Namun di dalamnya, ada ruangan besar serta ruangan rahasia yang hanya dapat diakses dengan tanaman-tanaman yang merambat (__fr0ggv0x__/Instagram)
Pintu masuknya kecil. Namun di dalamnya, ada ruangan besar serta ruangan rahasia yang hanya dapat diakses dengan tanaman-tanaman yang merambat (__fr0ggv0x__/Instagram)
Ukiran-ukiran berbentuk aneh pun masih ditemukan di sini. Ada juga tempat untuk memanggang daging milik suku kanibal di dalamnya (amanda_philp/Instagram)
Ukiran-ukiran berbentuk aneh pun masih ditemukan di sini. Ada juga tempat untuk memanggang daging milik suku kanibal di dalamnya (amanda_philp/Instagram)
Meskipun termasuk suku kanibal, penghuni gua juga makan buah-buahan, ubi jalar, tanaman umbi lainnya serta udang dan ikan air tawar. Semua disimpan di ruang rahasia (lbjtooktheirt/Instagram)
Meskipun termasuk suku kanibal, penghuni gua juga makan buah-buahan, ubi jalar, tanaman umbi lainnya serta udang dan ikan air tawar. Semua disimpan di ruang rahasia (lbjtooktheirt/Instagram)
Meskipun ceritanya cukup menyeramkan, gua ini sebenarnya cukup nyaman. Aksesnya mudah, banyak udara segar, tidak ada kelelawar atau binatang lain yang mengerikan (amura.world/Instagram)
Meskipun ceritanya cukup menyeramkan, gua ini sebenarnya cukup nyaman. Aksesnya mudah, banyak udara segar, tidak ada kelelawar atau binatang lain yang mengerikan (amura.world/Instagram)
Traveler yang datang ke sini harus lapor dengan pemuka agama setempat yang disebut Bete. Tujuannya supaya tidak ada turis celaka jika masuk tanpa izin (faysearell/Instagram)
Traveler yang datang ke sini harus lapor dengan pemuka agama setempat yang disebut Bete. Tujuannya supaya tidak ada turis celaka jika masuk tanpa izin (faysearell/Instagram)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA