Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 23 Jul 2018 23:15 WIB

PHOTOS

Potret Kereta Uap yang Dibangun di Masa Akhir Khalifah

Amman - Kereta dan jalur peninggalan masa lampau ini diklaim wakaf dari semua muslim. Dibangun di masa-masa akhir kekhalifahan, kereta ini hingga kini masih digunakan.

Inilah Hedjaz Jordan Railway. Stasiun Kereta Api Hejaz Amman, Yordania salah satu pemberhentian yang masih aktif namun lokasinya tersembunyi di tengah kota (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Inilah Hedjaz Jordan Railway. Stasiun Kereta Api Hejaz Amman, Yordania salah satu pemberhentian yang masih aktif namun lokasinya tersembunyi di tengah kota (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Dikenal pula sebagai Jalur Kereta Api Hejaz, dibangun sebagai alat transportasi Kesultanan Utsmaniyah di masa akhir kekhalifahan Islam di bumi Arab (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Dikenal pula sebagai Jalur Kereta Api Hejaz, dibangun sebagai alat transportasi Kesultanan Utsmaniyah di masa akhir kekhalifahan Islam di bumi Arab (Amanda Ruggeri/BBC Travel)


Banyak yang telah berubah dari Jalur Kereta Api Hejaz, tetapi para traveler tetap tertarik menaikinya. Kereta yang mulai beroperasi pada tahun 1908 dari Damaskus ke Madinah (The Travel Show/BBC Travel)

Banyak yang telah berubah dari Jalur Kereta Api Hejaz, tetapi para traveler tetap tertarik menaikinya. Kereta yang mulai beroperasi pada tahun 1908 dari Damaskus ke Madinah (The Travel Show/BBC Travel)


Dibangun atas perintah Sultan Abdul Hamid II pada tahun 1900, Kereta Api Hejaz berguna memudahkan perjalanan ke Mekah agar lebih cepat dan aman selama musim haji (Amanda Ruggeri/BBC Travel) 

Dibangun atas perintah Sultan Abdul Hamid II pada tahun 1900, Kereta Api Hejaz berguna memudahkan perjalanan ke Mekah agar lebih cepat dan aman selama musim haji (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

 

Perjalanan sebelumnya bisa berminggu-minggu dengan karavan unta. Interios Kereta Api Hejaz (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Perjalanan sebelumnya bisa berminggu-minggu dengan karavan unta. Interios Kereta Api Hejaz (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Perjalanan haji pada masa dulu dari Damaskus ke Madinah bisa memakan waktu 40 hari dan banyak calon yang meninggal di padang pasir yang kering. Jalur Kereta Api Hejaz memperpendek waktu perjalanannya menjadi 5 hari

Perjalanan haji pada masa dulu dari Damaskus ke Madinah bisa memakan waktu 40 hari dan banyak calon yang meninggal di padang pasir yang kering. Jalur Kereta Api Hejaz memperpendek waktu perjalanannya menjadi 5 hari


Menyoal dana pembuatan Jalur Kereta Api Hejaz, proyek ini dibiayai sepenuhnya oleh urunan dari para warga muslim. Pemasukan negara Ottoman dan juga pajak, tanpa investasi asing sedikitpun (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Menyoal dana pembuatan Jalur Kereta Api Hejaz, proyek ini dibiayai sepenuhnya oleh urunan dari para warga muslim. Pemasukan negara Ottoman dan juga pajak, tanpa investasi asing sedikitpun (Amanda Ruggeri/BBC Travel)


Oleh karenanya Jalur Kereta Api Hejaz dianggap sebagai aset wakaf. Aset yang dimiliki semua muslim (Amanda Ruggeri/BBC Travel) 

Oleh karenanya Jalur Kereta Api Hejaz dianggap sebagai aset wakaf. Aset yang dimiliki semua muslim (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

 

Tidak dimiliki oleh negara atau perorangan, Kereta Api Hejaz dimiliki oleh semua muslim di dunia dan seperti sebuah masjid, tidak bisa dijual. Bahkan muslim dari Indonesia atau Malaysia dapat mengklaimnya (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Tidak dimiliki oleh negara atau perorangan, Kereta Api Hejaz dimiliki oleh semua muslim di dunia dan seperti sebuah masjid, tidak bisa dijual. Bahkan muslim dari Indonesia atau Malaysia dapat mengklaimnya (Amanda Ruggeri/BBC Travel)


Bagi Sultan Abdul Hamid II, menyatukan dunia muslim bukan hanya sebuah keharusan spiritual, ia memiliki manfaat pragmatis. Ia ingin menyatukan tidak hanya umat muslim tetapi kekaisarannya walau harus gagal (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Bagi Sultan Abdul Hamid II, menyatukan dunia muslim bukan hanya sebuah keharusan spiritual, ia memiliki manfaat pragmatis. Ia ingin menyatukan tidak hanya umat muslim tetapi kekaisarannya walau harus gagal (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Pada tahun 1908, kereta uap pertama dioperasikan dari Damaskus menuju Madinah. Namun pada tahun berikutnya, Sultan Abdul Hamid II digulingkan. Kekaisaran Ottoman menjadi kenangan (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Pada tahun 1908, kereta uap pertama dioperasikan dari Damaskus menuju Madinah. Namun pada tahun berikutnya, Sultan Abdul Hamid II digulingkan. Kekaisaran Ottoman menjadi kenangan (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

 Rute Jalur Kereta Api Hejaz di masa dulu berjalan melalui lima negara saat ini, yakni Turki, Suriah, Yordania, Israel, dan Arab Saudi. Pada masa jayanya, kereta membawa sekitar 300 ribu penumpang per tahun pada 1914 dan berlangsung selama satu dekade karena perang (The Travel Show/BBC Travel)


 Rute Jalur Kereta Api Hejaz di masa dulu berjalan melalui lima negara saat ini, yakni Turki, Suriah, Yordania, Israel, dan Arab Saudi. Pada masa jayanya, kereta membawa sekitar 300 ribu penumpang per tahun pada 1914 dan berlangsung selama satu dekade karena perang (The Travel Show/BBC Travel)


Saat ini, lokomotif kereta uap terparkir di stasiun utama kereta api Amman. Setelah sekian tahun beberapa bagian Jalur Kereta Api Hejaz dihidupkan kembali. Israel membuka bagian Haifa ke Beit Shean pada tahun 2016 (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Saat ini, lokomotif kereta uap terparkir di stasiun utama kereta api Amman. Setelah sekian tahun beberapa bagian Jalur Kereta Api Hejaz dihidupkan kembali. Israel membuka bagian Haifa ke Beit She'an pada tahun 2016 (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Di bagian lain Yordania ada dua jalur yang dapat publik hari ini. Pertama, lokomotif uap yang jalurnya membentang di padang pasir Wadi Rum. Satunya lagi kereta api beropaerasi mingguan dari Amman ke Stasiun Al-Jizah (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

Di bagian lain Yordania ada dua jalur yang dapat publik hari ini. Pertama, lokomotif uap yang jalurnya membentang di padang pasir Wadi Rum. Satunya lagi kereta api beropaerasi mingguan dari Amman ke Stasiun Al-Jizah (Amanda Ruggeri/BBC Travel)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA