Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 20 Okt 2019 21:30 WIB

PHOTOS

Foto: Festival di Bandung yang Mirip di Spanyol

Yudha Maulana
detikTravel

Bandung Barat - Di Spanyol, ada Festival La Tomatina di mana orang saling lempar-lemparan tomat. Jangan salah, Bandung juga ada acara serupa. Nih, lihat keseruannya.

Perang tomat tidak hanya ada di Spanyol, tapi di Kabupaten Bandung Barat juga. Festival ini dapat ditemui di Desa Cikidang. (Yudha/detikcom)

Perang tomat tidak hanya ada di Spanyol, tapi di Kabupaten Bandung Barat juga. Festival ini dapat ditemui di Desa Cikidang. (Yudha/detikcom)

Awal mula dari acara ini berasal dari kekecewaan para petani karena anjloknya harga tomat di tengah panen melimpah. Jadilah digelar acara Rempug Tarung Adu Tomat. (Yudha/detikcom)

Awal mula dari acara ini berasal dari kekecewaan para petani karena anjloknya harga tomat di tengah panen melimpah. Jadilah digelar acara Rempug Tarung Adu Tomat. (Yudha/detikcom)

Festival ini mirip dengan tradisi La Tomatina yang digelar di Spanyol. Bedanya, perang ini jadi cara warga mengkritisi kondisi ekonomi yang buruk. (Yudha/detikcom)

Festival ini mirip dengan tradisi La Tomatina yang digelar di Spanyol. Bedanya, perang ini jadi cara warga mengkritisi kondisi ekonomi yang buruk. (Yudha/detikcom)

Para peserta akan saling melempar tomat. Namun diawali lebih dulu dengan parade hasil bumi dan dilanjutkan dengan tarian pengantar perang oleh para mojang. (Yudha/detikcom)

Para peserta akan saling melempar tomat. Namun diawali lebih dulu dengan parade hasil bumi dan dilanjutkan dengan tarian pengantar perang oleh para mojang. (Yudha/detikcom)

Setelah itu, para jejaka yang menjadi gladiator mengenakan perlengkapan perang, sejurus kemudian melakukan aksi lempar melempar tomat yang diikuti oleh warga. (Yudha/detikcom)

Setelah itu, para jejaka yang menjadi gladiator mengenakan perlengkapan perang, sejurus kemudian melakukan aksi lempar melempar tomat yang diikuti oleh warga. (Yudha/detikcom)

Perang tomat pun dimulai! Satu ton tomat busuk dilempar ke sana-kemari, jeritan histeris saling bersahutan. Seru sekali! (Yudha/detikcom)

Perang tomat pun dimulai! Satu ton tomat busuk dilempar ke sana-kemari, jeritan histeris saling bersahutan. Seru sekali! (Yudha/detikcom)

Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun ikut ambil bagian dalam perang tomat ini. Aksi lempar melempar tomat ini berlangsung selama kurang lebih 15 menit. (Yudha/detikcom)

Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun ikut ambil bagian dalam perang tomat ini. Aksi lempar melempar tomat ini berlangsung selama kurang lebih 15 menit. (Yudha/detikcom)

Meski judulnya perang, serta suasananya ramai dan ricuh, tapi tak ada dendam di acara ini. Semuanya tertawa dan larut dalam kegembiraan. (Yudha/detikcom)

Meski judulnya perang, serta suasananya ramai dan ricuh, tapi tak ada dendam di acara ini. Semuanya tertawa dan larut dalam kegembiraan. (Yudha/detikcom)

Para petarung berpelukan seusai acara dan menari dengan iringan musik di atas panggung. Lalu mereka membersihkan diri di pancuran air bergantian. (Yudha/detikcom)

Para petarung berpelukan seusai acara dan menari dengan iringan musik di atas panggung. Lalu mereka membersihkan diri di pancuran air bergantian. (Yudha/detikcom)

Menurut penggagas acara, Perang Tomat ini berkaitan dengan makna ngeruat, yaitu membersihkan diri dari hal yang buruk, atau membuang sifat-sifat busuk yang ada dalam diri. (Yudha/detikcom)

Menurut penggagas acara, Perang Tomat ini berkaitan dengan makna ngeruat, yaitu membersihkan diri dari hal yang buruk, atau membuang sifat-sifat busuk yang ada dalam diri. (Yudha/detikcom)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA