Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 26 Okt 2019 08:03 WIB

PHOTOS

Potret Kali Biru di Raja Ampat yang Sempat Viral

Waisai - Sempat diberitakan oleh media Inggris, nama Kali Biru di Raja Ampat mendadak viral. Berikut potret dari sungai cantik berwarna biru tersebut.

Secara georgrafis, Kali Biru terletak di Teluk Mayalibit yang masih masuk Raja Ampat. Dari ibu kota Waisai, dibutuhkan waktu sekitar kurang dari dua jam untuk mencapainya via speedboat (Randy/detikcom)

Secara georgrafis, Kali Biru terletak di Teluk Mayalibit yang masih masuk Raja Ampat. Dari ibu kota Waisai, dibutuhkan waktu sekitar kurang dari dua jam untuk mencapainya via speedboat (Randy/detikcom)

Tiba di tepi sungai, traveler pun harus kembali melanjutkan perjalanan dengan trekking ke dalam hutan selama sekitar 15 menit berjalan kaki. Sebelum menyusuri hutan, traveler akan lebih dulu disambut dengan sungai dangkal (Randy/detikcom)

Tiba di tepi sungai, traveler pun harus kembali melanjutkan perjalanan dengan trekking ke dalam hutan selama sekitar 15 menit berjalan kaki. Sebelum menyusuri hutan, traveler akan lebih dulu disambut dengan sungai dangkal (Randy/detikcom)

Masuk ke dalam hutan, traveler akan disambut oleh gerbang masuk dengan tulisan penanda Kali Biru (Randy/detikcom)

Masuk ke dalam hutan, traveler akan disambut oleh gerbang masuk dengan tulisan penanda Kali Biru (Randy/detikcom)

Papan penanda yang ada di area trekking, memastikan kalau pengunjung tak akan tersasar (Randy/detikcom)

Papan penanda yang ada di area trekking, memastikan kalau pengunjung tak akan tersasar (Randy/detikcom)

Melalui medan yang basah dan kering, ada baiknya kamu memakai sandal atau sepatu gunung. Selain memudahkan, tentunya kamu juga tak perlu lepas pasang sepatu di jalan (Randy/detikcom)  

Melalui medan yang basah dan kering, ada baiknya kamu memakai sandal atau sepatu gunung. Selain memudahkan, tentunya kamu juga tak perlu lepas pasang sepatu di jalan (Randy/detikcom)  

Sungai Kali Biru diketahui sangat bersih dan dijaga oleh masyarakat sekitar. Untuk menjaga kebersihannya, pengunjung yang ingin berenang ke sana pun tak diperbolehkan memakai lotion yang bisa mencemari aliran sungai. Selain itu, durasi berenang bagi tiap pengunjung juga hanya dibatasi sekitar 30 menit saja (Randy/detikcom)

Sungai Kali Biru diketahui sangat bersih dan dijaga oleh masyarakat sekitar. Untuk menjaga kebersihannya, pengunjung yang ingin berenang ke sana pun tak diperbolehkan memakai lotion yang bisa mencemari aliran sungai. Selain itu, durasi berenang bagi tiap pengunjung juga hanya dibatasi sekitar 30 menit saja (Randy/detikcom)

Dalam bahasa setempat, Kali Biru dikenal dengan nama Waiyal. Secara arti, Wai berarti air, sedangkan yal berarti tahu apa yang terjadi besok. Konon, dahulu Kali Biru kerap dipakai sebagai tempat pemandian para prajurit yang akan berperang (Randy/detikcom)

Dalam bahasa setempat, Kali Biru dikenal dengan nama Waiyal. Secara arti, Wai berarti air, sedangkan yal berarti tahu apa yang terjadi besok. Konon, dahulu Kali Biru kerap dipakai sebagai tempat pemandian para prajurit yang akan berperang (Randy/detikcom)

Sesuai namanya, Sungai Kali Biru memiliki warna biru sesuai namanya. Apabila berenang dan melihat dasarnya, tampak jelas betapa bersih aliran sungai tersebut dengan pasir di dasarnya. Besar kemungkinan kalau warna birunya berasal dari spektrum sinar matahari (Randy/detikcom)

Sesuai namanya, Sungai Kali Biru memiliki warna biru sesuai namanya. Apabila berenang dan melihat dasarnya, tampak jelas betapa bersih aliran sungai tersebut dengan pasir di dasarnya. Besar kemungkinan kalau warna birunya berasal dari spektrum sinar matahari (Randy/detikcom)

Wisatawan dalam dan luar negeri yang tengah menikmati beningnya air sungai Kali Biru. Selain bening, airnya juga cukup dinign. Brr.. (Randy/detikcom)

Wisatawan dalam dan luar negeri yang tengah menikmati beningnya air sungai Kali Biru. Selain bening, airnya juga cukup dinign. Brr.. (Randy/detikcom)

Telah tersedia sejumlah fasilitas penunjang seperti gazebo untuk berteduh dan makan hingga toilet umum. Diketahui, objek wisata satu ini juga mulai mematok biaya sekitar Rp 250 ribu per kepala (Randy/detikcom)

Telah tersedia sejumlah fasilitas penunjang seperti gazebo untuk berteduh dan makan hingga toilet umum. Diketahui, objek wisata satu ini juga mulai mematok biaya sekitar Rp 250 ribu per kepala (Randy/detikcom)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA