Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 23 Sep 2020 20:43 WIB

PHOTOS

Foto: Duo Emak-emak yang Keliling Dunia dengan Van

Jakarta - Usia tak menghalangi duo emak-emak ini untuk keliilng dunia. Mereka resign dari pekerjaan dan traveling dengan mobil van. Asyik!

Namanya Susie Chua (56) seorang sekretaris eksekutif perusahaan dan Norah Soeb (51) seorang perengkrut sopir pribadi dari Singapura melakukan hal itu. Mereka resign dari pekerjaan dan melakukan impian mereka untuk keliling dunia.

Namanya Susie Chua (56) seorang sekretaris eksekutif perusahaan dan Norah Soeb (51) seorang perengkrut sopir pribadi dari Singapura melakukan hal itu. Mereka resign dari pekerjaan dan melakukan impian mereka untuk keliling dunia.

Keduanya pun terbang ke Belanda pada 9 September tahun lalu. Mereka menetapkan anggaran sebesar SGD 50.000 (Rp 54 juta) untuk perjalanan mereka di Eropa selama satu tahun. Adapun hal pertama yang mereka lakukan adalah membeli van kemping seharga SGD 24.000 (Rp 260 jutaan) dan sisanya akan digunakan untuk perjalanan mereka.

Keduanya pun terbang ke Belanda pada 9 September tahun lalu. Mereka menetapkan anggaran sebesar SGD 50.000 (Rp 54 juta) untuk perjalanan mereka di Eropa selama satu tahun. Adapun hal pertama yang mereka lakukan adalah membeli van kemping seharga SGD 24.000 (Rp 260 jutaan) dan sisanya akan digunakan untuk perjalanan mereka.


Dalam kurun waktu satu tahun, mereka berhasil melakukan perjalanan ke 20 negara yang tersebar di Eropa dan Afrika Utara.

Dalam kurun waktu satu tahun, mereka berhasil melakukan perjalanan ke 20 negara yang tersebar di Eropa dan Afrika Utara.

Pada November 2019, duo emak-emak ini tiba di Maroko dan berencana tinggal di sana selama tiga bulan. Namun karena pandemi, mereka terjebak di Maroko selama tujuh bulan.

Pada November 2019, duo emak-emak ini tiba di Maroko dan berencana tinggal di sana selama tiga bulan. Namun karena pandemi, mereka terjebak di Maroko selama tujuh bulan.

Merekapun menikmati petulangan sleama bepergian dengan van. Beragam hal berkesan yang mereka kenang, seperti parkir di hutan sendirian di Skotlandia, parkir di tebing Moher di Irlandia, mengemudi melalui pegunungan Atlas yang indah dan rute menantang Ngarai Dades di Maroko. Serta bersepeda di gurun Sahara dan diundang ke pernikahan nomad.

Merekapun menikmati petulangan sleama bepergian dengan van. Beragam hal berkesan yang mereka kenang, seperti parkir di hutan sendirian di Skotlandia, parkir di tebing Moher di Irlandia, mengemudi melalui pegunungan Atlas yang indah dan rute menantang Ngarai Dades di Maroko. Serta bersepeda di gurun Sahara dan diundang ke pernikahan nomad.


Adapun rencana mereka ke depan adalah keduanya ingin perlahan-lahan kembali ke Singapura di akhir perjalanan mereka. Keduanya berharap dapat menulis buku tentang keseruan perjalanan mereka.

Adapun rencana mereka ke depan adalah keduanya ingin perlahan-lahan kembali ke Singapura di akhir perjalanan mereka. Keduanya berharap dapat menulis buku tentang keseruan perjalanan mereka.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA