Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 04 Jun 2021 19:49 WIB

PHOTOS

Mengintip Kehidupan Warga Tibet, Negara Atap Dunia

Tibet - Tibet berada di ketinggian 13 ribu kaki dari daratan sehingga wilayah ini sering disebut atap dunia. Begini kehidupan warganya kala pandemi. Intip yuks...

Seorang wanita Tibet memutar roda doa di sebuah kuil Buddha yang dibangun di sebuah gua di Namtso, Tibet, Rabu (2/6/2021) waktu setempat.  

Seorang wanita Tibet memutar roda doa di sebuah kuil Buddha yang dibangun di sebuah gua di Namtso, Tibet, Rabu (2/6/2021) waktu setempat.  

Daratan Tibet merupakan salah satu daerah yang berada di wilayah Cina. Tibet juga dikenal sebagai provinsi dengan wilayah yang paling tinggi di bumi.  

Daratan Tibet merupakan salah satu daerah yang berada di wilayah Cina. Tibet juga dikenal sebagai provinsi dengan wilayah yang paling tinggi di bumi.  

Daerah ini berada di ketinggian 13 ribu kaki dari atas permukaan air. Berada di daerah pegunungan menyebabkan kultur masyarakatnya berbeda dengan penduduk Cina kebanyakan.  

Daerah ini berada di ketinggian 13 ribu kaki dari atas permukaan air. Berada di daerah pegunungan menyebabkan kultur masyarakatnya berbeda dengan penduduk Cina kebanyakan.  

Secara geografis, masuk ke teritorial negara Cina. Namun pada kenyataannya Tibet memiliki otonomi sendiri yang tidak mau disamakan dengan Cina.  

Secara geografis, masuk ke teritorial negara Cina. Namun pada kenyataannya Tibet memiliki otonomi sendiri yang tidak mau disamakan dengan Cina.  

Daerah Tibet memiliki suhu cukup rendah karena berada di pegunungan es, penduduk lokal mengandalkan kebutuhan hidup dari hutan dan sungai.  

Daerah Tibet memiliki suhu cukup rendah karena berada di pegunungan es, penduduk lokal mengandalkan kebutuhan hidup dari hutan dan sungai.  

Warga Tibet sudah terbiasa dengan hawa dingin, adaptasi yang dilakukan oleh penduduk asli Tibet cukup ekstrim.  

Warga Tibet sudah terbiasa dengan hawa dingin, adaptasi yang dilakukan oleh penduduk asli Tibet cukup ekstrim.  

Meski mendapat julukan “Daratan Salju”, tetapi sebenarnya salju hanya turun satu kali dalam dua tahun.  

Meski mendapat julukan “Daratan Salju”, tetapi sebenarnya salju hanya turun satu kali dalam dua tahun.  

Perbedaan mencolok antara penduduk Tibet dengan penduduk di daerah sekitarnya ialah penduduk asli Tibet memiliki siklus usia lebih dari 100 tahun.  

Perbedaan mencolok antara penduduk Tibet dengan penduduk di daerah sekitarnya ialah penduduk asli Tibet memiliki siklus usia lebih dari 100 tahun.  

Kebanyakan penduduk di Tibet masih mempercayai adanya kekuatan magis, kekuatan di luar nalar manusia yang biasa disebut sebagai animisme-dinamisme.  

Kebanyakan penduduk di Tibet masih mempercayai adanya kekuatan magis, kekuatan di luar nalar manusia yang biasa disebut sebagai animisme-dinamisme.  

Selain dikenal dengan keunikan letak geografisnya, Tibet juga terkenal akan tradisinya yang masih kental.  

Selain dikenal dengan keunikan letak geografisnya, Tibet juga terkenal akan tradisinya yang masih kental.  

Hewan terkenal di Tibet adalah Yak untuk jantan dan dri untuk betina yang mampu membawa beban 50 kg dengan perjalanan 5000 meter dengan suhu -30° C. Yak digunakan untuk membajak tanah, diambil daging, susu, dan kulitnya.  

Hewan terkenal di Tibet adalah Yak untuk jantan dan dri untuk betina yang mampu membawa beban 50 kg dengan perjalanan 5000 meter dengan suhu -30° C. Yak digunakan untuk membajak tanah, diambil daging, susu, dan kulitnya.  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA