Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 31 Jul 2021 21:41 WIB

PHOTOS

Kas Minus, Lahan Wisata Gunung Kuniran Dilego!

Jakarta - Kawasan wisata di Gunung Kuniran akhirnya menyerah juga. Di tengah PPKM, kawasan wisatanya bukan cuma tutup tapi juga dijual.

Gunung Kuniran berada di Dusun Pandu, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Gunung Kuniran berada di Dusun Pandu, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Sejak beberapa hari terakhir, pengelola wisata Gunung Kuniran telah mengiklankan obwis yang sempat hits pada masanya itu untuk dijual kepada siapapun yang berminat. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Sejak beberapa hari terakhir, pengelola wisata Gunung Kuniran telah mengiklankan obwis yang sempat hits pada masanya itu untuk dijual kepada siapapun yang berminat. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Tempat ini memiliki luas lahan 2,8 hektar. Rahmat Prasteyo, sang pemilik, mengaku terpaksa menjual separuh lahan obwis ini karena sudah tak punya penghasilan imbas pandemi Corona.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Tempat ini memiliki luas lahan 2,8 hektar. Rahmat Prasteyo, sang pemilik, mengaku terpaksa menjual separuh lahan obwis ini karena sudah tak punya penghasilan imbas pandemi Corona.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Kawasan wisata yang dijual sekitar 1 atau 1,5 hektare.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Kawasan wisata yang dijual sekitar 1 atau 1,5 hektare.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Sejak pandemi melanda, objek wisata Gunung Kuniran jadi sepi wisatawan.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Sejak pandemi melanda, objek wisata Gunung Kuniran jadi sepi wisatawan.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Biaya operasional pun sudah tak mencukupi lagi. Kas kosong untuk menggaji karyawan dan merawat sarana prasarana wisata. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Biaya operasional pun sudah tak mencukupi lagi. Kas kosong untuk menggaji karyawan dan merawat sarana prasarana wisata. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Kondisi ini diperparah dengan adanya kebijakan PPKM Darurat dan Level 4 yang memaksa pemilik menutup wisata tersebut. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Kondisi ini diperparah dengan adanya kebijakan PPKM Darurat dan Level 4 yang memaksa pemilik menutup wisata tersebut. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Rahmat mengatakan bakal menjual lahan obwis ini seharga Rp 500.000 per meter.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Rahmat mengatakan bakal menjual lahan obwis ini seharga Rp 500.000 per meter.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Rahmat berharap nantinya calon pembeli bisa memanfaatkan lahan Gunung Kuniran untuk dijadikan sebagai tempat wisata, sehingga bisa dikolaborasikan dengan obwis yang ia kelola.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Rahmat berharap nantinya calon pembeli bisa memanfaatkan lahan Gunung Kuniran untuk dijadikan sebagai tempat wisata, sehingga bisa dikolaborasikan dengan obwis yang ia kelola.  (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Di tempat ini pengunjung dapat melihat kemegahan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dari bukit yang memiliki ketinggian lebih dari 1.000 mdpl. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Di tempat ini pengunjung dapat melihat kemegahan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dari bukit yang memiliki ketinggian lebih dari 1.000 mdpl. (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA