Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 06 Des 2022 22:10 WIB

PHOTOS

Potret Jembatan Kaca Pertama di Bromo, Siap Jadi Magnet Wisatawan

M Rofiq
detikTravel

Probolinggo - Pembangunan jembatan kaca Bromo akhirnya tuntas. Traveler punya makin banyak pilihan wisata saat datang ke Bromo. Nih lihat.

Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan pembangunan jembatan di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo itu memang telah tuntas. Jembatan ini akan diresmikan di penghujung 2022 dan berharap dapat dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan pembangunan jembatan di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo itu memang telah tuntas. Jembatan ini akan diresmikan di penghujung 2022 dan berharap dapat dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Timbul berharap dengan diresmikannya jembatan kaca secepat mungkin, maka warga akan bisa merayakan libur natal dan tahun baru di Bromo dengan obyek wisata paling baru tersebut.  

Timbul berharap dengan diresmikannya jembatan kaca secepat mungkin, maka warga akan bisa merayakan libur natal dan tahun baru di Bromo dengan obyek wisata paling baru tersebut.  

Dengan adanya jembatan kaca, maka diharapkan kunjungan wisatawan ke Bromo akan semakin banyak.  

Dengan adanya jembatan kaca, maka diharapkan kunjungan wisatawan ke Bromo akan semakin banyak.  

Jembatan kaca ini sendiri membentang di kawasan Bukit Seruni Point dengan panjang 120 meter, lebar 1,8 meter dan 3 meter dengan kedalaman jurang 80 meter. Dengan berdiri di jembatan kaca yang melintang dari arah barat ke timur ini, pengunjung bisa melihat keindahan eksotika gunung di sekitarnya. Di saat cuaca cerah, wisatawan bisa melihat 3 gunung api aktif sekaligus yakni Bromo, Semeru, dan Gunung Batok di sisi utara. Dan untuk sisi selatan, pengunjung yang berada di tengah jembatan kaca, bisa melihat perbukitan, jurang, dan lahan pertanian warga suku Tengger.

Jembatan kaca ini sendiri membentang di kawasan Bukit Seruni Point dengan panjang 120 meter, lebar 1,8 meter dan 3 meter dengan kedalaman jurang 80 meter. Dengan berdiri di jembatan kaca yang melintang dari arah barat ke timur ini, pengunjung bisa melihat keindahan eksotika gunung di sekitarnya. Di saat cuaca cerah, wisatawan bisa melihat 3 gunung api aktif sekaligus yakni Bromo, Semeru, dan Gunung Batok di sisi utara. Dan untuk sisi selatan, pengunjung yang berada di tengah jembatan kaca, bisa melihat perbukitan, jurang, dan lahan pertanian warga suku Tengger.

Konstruksi jembatan kaca terpanjang di Indonesia ini memiliki penyangga tiang bor dan sumuran. Sistem struktur lantai/deck jembatan gantung berupa kaca pengaman berlapis (laminated glass) yang terdiri dari dua lembar kaca atau lebih, yang direkatkan satu sama lain dengan menggunakan satu atau lebih lapisan laminasi (interlayer) dengan total ketebalan 25,55 mm.  

Konstruksi jembatan kaca terpanjang di Indonesia ini memiliki penyangga tiang bor dan sumuran. Sistem struktur lantai/deck jembatan gantung berupa kaca pengaman berlapis (laminated glass) yang terdiri dari dua lembar kaca atau lebih, yang direkatkan satu sama lain dengan menggunakan satu atau lebih lapisan laminasi (interlayer) dengan total ketebalan 25,55 mm.  

Lantai kaca ini sudah diuji dan mampu menahan beban mencapai 9 ton. Struktur jembatan ini dilengkapi double protection steel berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat. Adapun sarana prasarana yang melengkapi berupa bangunan serbaguna seperti amphitheater, drop zone, pavement area, shuttle zone, terminal, dan gapura penanda.

Lantai kaca ini sudah diuji dan mampu menahan beban mencapai 9 ton. Struktur jembatan ini dilengkapi double protection steel berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat. Adapun sarana prasarana yang melengkapi berupa bangunan serbaguna seperti amphitheater, drop zone, pavement area, shuttle zone, terminal, dan gapura penanda.

Diharapkan dengan adanya destinasi tambahan jembatan kaca, membuat ekonomi masyarakat akan meningkat dan menjadikan kawasan Bromo, khususnya Kabupaten Probolinggo menjadi destinasi wisata strategis nasional.  

Diharapkan dengan adanya destinasi tambahan jembatan kaca, membuat ekonomi masyarakat akan meningkat dan menjadikan kawasan Bromo, khususnya Kabupaten Probolinggo menjadi destinasi wisata strategis nasional.  

BERITA TERKAIT
BACA JUGA