Depok - War Takjil di Kawasan Grand Depok City (GDC) rupanya seru juga. Saat senja, pengendara motor dan mobil saling rebutan takjil untuk berbuka puasa. Yuk, lihat!
Potret Serunya War Takjil di GDC Depok: Makin Sore Makin Ramai
Ritual ngabuburit sambil War Takjil ternyata juga ada di kawasan Grand Depok City (GDC), Depok, Jawa Barat. Tepatnya di sebrang Kampus Jakarta Global University berubah jadi arena War Takjil. Rasanya seru juga melihat keramaian orang-orang. (Hans Wilhem/detikTravel)
Saat senja tiba, pemandangan di sepanjang jalan utama kawasan ini berubah menjadi pasar kuliner yang ramai dan spontan. Para calon pembeli lalu lalang, baik yang naik motor maupun mobil. (Hans Wilhem/detikTravel)
Para pedagang akan dengan teliti mengatur kios-kios mereka di bawah tenda-tenda berwarna cerah. Mereka menjual aneka takjil buat berbuka puasa, makanan berat juga ada. (Hans Wilhem/detikTravel)
Beragam pilihan camilan tersedia bagi kerumunan pengunjung yang memadati jalanan, termasuk martabak, sup buah, aneka camilan kemasan, dimsum, dan masih adabanyak lagi yang lainnya. (Hans Wilhem/detikTravel)
Di antara berbagai menu yang ditawarkan, zuppa soup dan es alpukat kocok menjadi favorit para pembel dan yang paling cepat habis. Salah satu pedagang menyebutkan bahwa pada akhir pekan, ia mampu membawa dan menjual hingga 50 porsi zuppa soup. (Hans Wilhem/detikTravel)
Para pedagang biasanya mulai mempersiapkan diri sekitar pukul 3 sore. Menariknya, suasana kuliner ini tetap ramai bahkan setelah iftar berakhir. (Hans Wilhem/detikTravel)
Makin sore, suasana malah makin bertambah ramai. Antrean pembeli tak henti berdatangan. Motor dan mobil bergantian. (Hans Wilhem/detikTravel)
Para pedagang makanan bahkan ada yang tetap beroperasi hingga tengah malam. Beberapa di antaranya memperpanjang jam operasional hingga pukul 1 dini hari. Wajib dicoba kalau sedang berada di Depok. (Hans Wilhem/detikTravel)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi