Tokyo - Tradisi Nakizumo di Tokyo mempertemukan bayi dalam "lomba menangis" yang dipercaya membawa kesehatan dan menangkal roh jahat.
Foto Travel
Tangisan Bayi Warnai Tradisi Nakizumo
Tangisan bayi menggema di kompleks Kuil Sensoji Temple saat tradisi Nakizumo kembali digelar, kemarin. REUTERS/Issei Kato
Ritual unik ini mempertemukan bayi dalam sebuah βlomba menangisβ yang telah menjadi bagian dari budaya Jepang selama berabad-abad.Β REUTERS/Issei Kato
Dalam tradisi tersebut, dua pegulat sumo amatir masing-masing menggendong seorang bayi. Β REUTERS/Issei Kato
Meski terdengar tidak biasa, tradisi Nakizumo diyakini memiliki makna spiritual. Masyarakat Jepang percaya bahwa tangisan bayi dalam ritual ini dapat membantu pertumbuhan yang sehat sekaligus mengusir roh jahat dari anak-anak.Β REUTERS/Issei Kato
Seorang wasit kemudian berusaha memancing tangisan dengan berbagai cara, seperti membuat ekspresi wajah lucu atau suara keras. Pemenang ditentukan dari bayi yang menangis paling keras atau yang lebih dulu menangis.Β REUTERS/Issei Kato
Acara ini menarik perhatian banyak warga dan wisatawan yang datang untuk menyaksikan langsung keunikan budaya tersebut. Para orang tua pun dengan antusias mendaftarkan anak mereka untuk ikut serta, sebagai bentuk harapan akan kesehatan dan masa depan yang baik. REUTERS/Issei Kato
Selain sebagai ritual keagamaan, Nakizumo juga menjadi bagian dari pelestarian tradisi lokal yang terus dijaga hingga kini. Di tengah modernitas Jepang, praktik budaya seperti ini tetap bertahan sebagai simbol identitas dan kepercayaan masyarakat setempat.Β REUTERS/Issei Kato












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong