Blitar - Tradisi Temanten Kopi kembali digelar untuk menyambut musim panen di lereng Gunung Kelud. Ritual ini menjadi simbol syukur atas hasil kopi yang melimpah.
Foto Travel
Warisan Budaya Perkebunan dalam Prosesi Temanten Kopi
Pemuka adat menuntun sepasang muda-mudi pembawa biji kopi lanang (laki-laki) dan wadon (perempuan) saat prosesi Temanten Kopi di perkebunan Kopi De Karanganjar, Blitar, Jawa Timur. Tradisi tersebut menjadi penanda dimulainya musim panen dan penggilingan kopi.Β ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Peserta mengikuti rangkaian upacara Temanten Kopi di kawasan perkebunan lereng Gunung Kelud. Ritual adat ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen kopi yang melimpah dan berkualitas.Β ANTARA FOTO/Irfan Anshori Β
Biji kopi lanang dan wadon terbaik dipersiapkan untuk digiling bersama dalam tradisi Temanten Kopi di Blitar. Prosesi tersebut menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat perkebunan yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.Β ANTARA FOTO/Irfan Anshori Β











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Terpopuler: Pendaki Bawa Sapi ke Gunung Rinjani untuk Disembelih,Berujung Dikecam