Washington - Kolam Refleksi Lincoln Memorial, Washington DC, kini dikelilingi pagar. Meski demikian, lokasi ikonik itu tetap ramai dikunjungi warga dan wisatawan.
Foto Travel
Potret Pagar Mengelilingi Kolam Refleksi Monumen Lincoln
Pagar mengelilingi Lincoln Memorial Reflecting Pool di National Mall, Washington DC, Amerika Serikat. Kawasan tersebut tetap menjadi tujuan favorit warga dan wisatawan meski kini dilengkapi pembatas. REUTERS/Daniel Heuer
Lincoln Memorial Reflecting Pool adalah kolam sepanjang sekitar 618 meter yang berada di National Mall, Washington, D.C., di antara Lincoln Memorial dan Washington Monument. Kolam ini dibangun pada 1922β1923 sebagai bagian dari rancangan arsitek Henry Bacon untuk menciptakan sumbu visual yang memperkuat kemegahan Lincoln Memorial. Selain menjadi ikon wisata, lokasi ini juga memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi tempat berlangsungnya berbagai peristiwa penting, termasuk pidato "I Have a Dream" oleh Martin Luther King Jr. pada 1963. REUTERS/Daniel Heuer
Pada 2026, kawasan Reflecting Pool kembali menjadi sorotan setelah pemerintahan Presiden Donald Trump memasang pagar pengaman di sekeliling kolam sebagai bagian dari proyek penataan dan peningkatan keamanan kawasan National Mall. Pemerintah menyebut langkah tersebut bertujuan melindungi situs bersejarah, mengurangi vandalisme, dan mengendalikan kerumunan pengunjung.Β REUTERS/Daniel Heuer
Warga dan pasukan keamanan melintas di samping pagar kolam refleksi Monumen Lincoln.Β Namun, kebijakanΒ pagar memicu perdebatan. Sejumlah pemerhati pelestarian, sejarawan, dan warga menilai pagar tersebut mengurangi keterbukaan ruang publik dan mengubah karakter visual salah satu lanskap paling ikonik di Amerika Serikat. Di sisi lain, pendukung proyek berpendapat bahwa perlindungan fisik diperlukan untuk menjaga kelestarian kawasan yang setiap tahun dikunjungi jutaan orang. REUTERS/Daniel Heuer
Pengunjung mengabadikan kolam refleksi Monumen Lincoln dengan kamera ponsel.Β KontroversiΒ pagar mencerminkan perdebatan yang lebih luas mengenai bagaimana menjaga keseimbangan antara pelestarian situs bersejarah, keamanan publik, dan akses masyarakat terhadap ruang-ruang simbolik nasional.Β REUTERS/Daniel Heuer











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar