Jakarta -
Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.
Sawarna Pic 2
|
Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.
Sawarna Pic 3
|
Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.
Sawarna Pic 4
|
Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.
img_20140123083459_52e071c38b9cb.jpg
|
Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.
Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.Sawarna di Banten, merupakan destinasi bagi penggemar pantai. Salah satu yang menjadi favorit adalah Pantai Tanjung Layar. Uniknya, disini Anda dapat melihat dua batu yang berdiri tegak seperti sedang berlayar.
(dtvl/dtvl)
Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'