Jakarta -
Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.
ugc
|
Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.
ugc
|
Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.
ugc
|
Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.
ugc
|
Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.
ugc
|
Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.
Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.Bung Karno pernah diasingkan di Bengkulu selama 4 tahun, yaitu tahun 1938 - 1942. Di masa pengasingan tersebut waktu Bung Karno dihabiskan untuk membaca dan bermain sandiwara tonil. Selama di Bengkulu inilah Bung Karno bertemu dengan ibu Fatmawati yang kemudian menjadi istri beliau.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Perlu Diperhatikan, Wisatawan Tak Boleh Sembarangan Makan di Jalanan Italia