Museum Ramen & 6 Museum Paling Aneh Sedunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Museum Ramen & 6 Museum Paling Aneh Sedunia

- detikTravel
Selasa, 30 Jul 2013 18:24 WIB
Museum Ramen & 6 Museum Paling Aneh Sedunia
(Huffington Post)
Yokohama - Ada beberapa museum yang unik dan aneh yang bisa dikunjungi wisatawan. Mulai dari museum ramen, museum toilet hingga museum yang memamerkan penis mamalia, semuanya akan membuat Anda tercengang.

Ditengok dari Huffington Post, Selasa (30/7/2013), berikut 7 museum aneh sedunia:

1. Shin-Yokohama Raumen Museum, Jepang

(Huffington Post)
Museum Ramen ini terletak di Yokohama, Jepang. Museum ini menyajikan sejarah mie ramen di Jepang dalam sebuah galeri di lantai pertama. Selain itu traveler juga akan melihat berbagai mie, sup, topping dan mangkuk yang digunakan di Jepang, dan menunjukkan bagaimana mie dibuat.

Bagi wisatawan yang ingin mencoba beberapa hidangan ramen, setiap toko menawarkan "mini ramen", yaitu ramen dengan porsi kecil. Tiket untuk makanan yang dibeli di mesin penjual di depan setiap toko sebelum masuk.

2. Paris Sewer Museum, Prancis

(Huffington Post)
Museum ini awalnya adalah saluran bawah tanah air limbah di Paris sejak awal abad ke 13. Dahulu wisatawan menggunakan kereta kayu dan perahu untuk berkeliling di sini.

Sekarang selokan bawah tanah ini telah menjadi daya tarik wisatawan setelah berubah menjadi museum. Tempat ini sangat menarik bagi pengunjung yang tertarik di bidang teknik, pekerjaan umum, atau tempat-tempat wisata yang tidak biasa.ο»Ώ

3. The Museum of Bad Art, AS

(Huffington Post)
Museum of Bad Art adalah satu-satunya museum di dunia yang didedikasikan untuk koleksi, pelestarian, pameran dan perayaan seni buruk dalam segala bentuknya. Sejak tahun 1994, Museum of Bad Art telah didedikasikan untuk seni yang buruk.

Museum of Bad Art yang terletak di Massachusetts, AS ini memiliki koleksi karya sekitar 600 buah. Namun karena ruang pameran yang terbatas, hasil karya seni yang ditampilkan hanya 50-70 saat pameran.

4. Phallological Museum, Islandia

(Huffington Post)
Museum ini sering disebut sebagai Museum Penis dan menampilkan berbagai penis mamalia darat dan laut yang dapat ditemukan di Islandia. Museum ini memiliki koleksi lebih dari 215 penis dan bagian penis, semuanya diawetkan dalam botol kaca.

Pengunjung museum akan menemukan total 209 bahan uji dari 46 jenis mamalia, termasuk spesimen dari manusia. Secara keseluruhan ada lebih dari 280 spesimen dari 93 spesies binatang yang berbeda di sini. Museum ini buka setiap hari mulai pukul 10.00-18.00 waktu setempat.

5. Sulabh International Toilet Museum, India

(Huffington Post)
Sulabh International Toilet Museum didirikan pada tahun 1992 dan diresmikan pada tanggal 19 Maret 1994. Museum ini menampilkan evolusi toilet dengan berbagai desainnya.

Museum ini memiliki tujuan edukasi kepada siswa tentang tren historis dalam pengembangan toilet. Tak hanya itu, museum ini juga membantu para ahli sanitasi memecahkan masalah di sektor sanitasi.

6. Torture Museum, Belanda

(Huffington Post)
Terletak di Amsterdam, beberapa traveler menilai bahwa anak-anak tidak patut untuk memasuki Museum Penyiksaan ini. Namun Torture Museum menyediakan tur edukasi bagi anak-anak.

Museum ini menampilkan pameran yang menunjukkan realitas penyiksaan. Museum ini ibaratnya seperti lubang buaya di Jakarta. Museum Penyiksaan ini buka tiap hari mulai dari pukul 10.00-23.00 waktu setempat.
Halaman 2 dari 7
Museum Ramen ini terletak di Yokohama, Jepang. Museum ini menyajikan sejarah mie ramen di Jepang dalam sebuah galeri di lantai pertama. Selain itu traveler juga akan melihat berbagai mie, sup, topping dan mangkuk yang digunakan di Jepang, dan menunjukkan bagaimana mie dibuat.

Bagi wisatawan yang ingin mencoba beberapa hidangan ramen, setiap toko menawarkan "mini ramen", yaitu ramen dengan porsi kecil. Tiket untuk makanan yang dibeli di mesin penjual di depan setiap toko sebelum masuk.

Museum ini awalnya adalah saluran bawah tanah air limbah di Paris sejak awal abad ke 13. Dahulu wisatawan menggunakan kereta kayu dan perahu untuk berkeliling di sini.

Sekarang selokan bawah tanah ini telah menjadi daya tarik wisatawan setelah berubah menjadi museum. Tempat ini sangat menarik bagi pengunjung yang tertarik di bidang teknik, pekerjaan umum, atau tempat-tempat wisata yang tidak biasa.ο»Ώ

Museum of Bad Art adalah satu-satunya museum di dunia yang didedikasikan untuk koleksi, pelestarian, pameran dan perayaan seni buruk dalam segala bentuknya. Sejak tahun 1994, Museum of Bad Art telah didedikasikan untuk seni yang buruk.

Museum of Bad Art yang terletak di Massachusetts, AS ini memiliki koleksi karya sekitar 600 buah. Namun karena ruang pameran yang terbatas, hasil karya seni yang ditampilkan hanya 50-70 saat pameran.

Museum ini sering disebut sebagai Museum Penis dan menampilkan berbagai penis mamalia darat dan laut yang dapat ditemukan di Islandia. Museum ini memiliki koleksi lebih dari 215 penis dan bagian penis, semuanya diawetkan dalam botol kaca.

Pengunjung museum akan menemukan total 209 bahan uji dari 46 jenis mamalia, termasuk spesimen dari manusia. Secara keseluruhan ada lebih dari 280 spesimen dari 93 spesies binatang yang berbeda di sini. Museum ini buka setiap hari mulai pukul 10.00-18.00 waktu setempat.

Sulabh International Toilet Museum didirikan pada tahun 1992 dan diresmikan pada tanggal 19 Maret 1994. Museum ini menampilkan evolusi toilet dengan berbagai desainnya.

Museum ini memiliki tujuan edukasi kepada siswa tentang tren historis dalam pengembangan toilet. Tak hanya itu, museum ini juga membantu para ahli sanitasi memecahkan masalah di sektor sanitasi.

Terletak di Amsterdam, beberapa traveler menilai bahwa anak-anak tidak patut untuk memasuki Museum Penyiksaan ini. Namun Torture Museum menyediakan tur edukasi bagi anak-anak.

Museum ini menampilkan pameran yang menunjukkan realitas penyiksaan. Museum ini ibaratnya seperti lubang buaya di Jakarta. Museum Penyiksaan ini buka tiap hari mulai dari pukul 10.00-23.00 waktu setempat.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads