Dilansir dari Atlas Obscura, Selasa (13/8/2013), pada tahun 1728, Sawai Jai Singh II, Raja Jaipur, mengutus duta ke berbagai penjuru dunia. Mereka bertugas untuk mengumpulkan data astronomi yang paling akurat.
Ketika para utusan kembali, Raja Jai Singh memerintahkan pembangunan Jantar Mantar di New Delhi, bangunan observasi astronomi yang terbuat seluruhnya dari batu. Bangunan tersebut didasarkan pada tabel astronomi buatan ahli matematika Prancis, Phillipe de la Hire.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun bentuknya sulit dibedakan dengan jam serupa, jam tersebut merupakan yang paling akurat. Tanda interval 2 detik lebih tepat dari milik la Hire.
Versi yang lebih kecil dan lebih tua dari Jantar Mantar dapat dilihat di New Delhi. Wisatawan bisa datang ke sana untuk melihat jam matahari yang antik ini.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong