Kalau wisatawan biasa wara-wiri di Orchard Road, dijamin mereka tidak akan pernah mendengar soal Chinese Garden. Maklum saja, taman kota ini letaknya agak di pinggir Singapura. Kalau naik MRT, wisatawan turun di Stasiun MRT Chinese Garden dan kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki ke gerbang belakang taman ini.
detikTravel pernah ke tempat ini beberapa waktu lalu. Chinese Garden dibangun layaknya sebuah taman klasik di China. Wisatawan melewati jembatan merah sebagai simbol keberuntungan. Kemudian bisa melihat pagoda setinggi 7 lantai. Benar-benar seperti di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya saja ada Jenderal Guan Yu dari kisah legendaris Sam Kok, pahlawan perempuan Hua Mulan yang difilmkan oleh Disney berjudul 'Mulan', dan Laksamana Cheng Ho atau Zheng He yang pernah datang ke Indonesia di masa silam.
Di bagian tengah Chinese Garden ada danau cantik dengan sejumlah bangunan berarsitektur oriental. Ada Stone Boat House, bangunan menyerupai perahu besar. Ada juga Tea House Pavilion, tempat minum teh yang romantis di pinggir danau. Ada juga Garden Courtyard, salah satu bangunan utama di Chinese Garden.
Beberapa bagian taman ini diperuntukan untuk tanaman jenis tertentu misalnya Bonsai Garden dan Japanese Garden. Jangan lewatkan Pagoda kembar di sebelah utara dan Museum Kura-kura di bagian tengah.
Taman kota ini, seperti halnya taman kota lain di kota besar dunia, bisa dinikmati secara gratis. Hanya Bonsai Garden dan Museum Kura-kura yang harus bayar untuk memasukinya. Chinese Garden baru memungut biaya jika sedang digelar event khusus yang menggunakan area taman itu.
Jika Anda sudah terbiasa dengan hiruk-pikuk Orchard Road, Mustafa, Chinatown, Marina Bay, dan aneka tempat lain yang kerap didatangi wisatawan Indonesia, Chinese Garden sangat direkomendasikan. Inilah taman kota dengan fungsi sejatinya, sebagai tempat melarikan diri sejenak dari padatnya perkotaan.
(fay/shf)










































